Seribu Pengungsi Tenggelam di Laut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tripoli - Lebih dari seribu pengungsi asal Afrika hilang di laut saat menyelamatkan diri dari Libya menuju Eropa. Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa Bangsa (UNHCR) memperkirakan ratusan orang tenggelam karena kapal yang kelebihan muatan terbalik.

    CNN pada Selasa 10 Mei 2011 melaporkan sebanyak 750 orang lebih tenggelam. Duta Besar Somalia untuk Libya Abdelghani Mohamed Oweys mengatakan kapal yang berlayar dari Tripoli itu membawa 600 pengungsi lebih asal negara-negara Arab dan Afrika, termasuk 240 di antaranya asal Somalia.

    Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi pada akhir Maret lalu. Dua kapal yang berlayar dari Libya, masing-masing mengangkut 320 orang dan 160 orang, hilang di laut.

    Seorang pengungsi Somalia yang selamat, Ibrahim Abdi, menyatakan kapal berisi 750 orang penumpang. Abdi bersama penumpang lainnya berencana menuju Italia ketika menumpangi kapal naas itu.

    Pengungsi yang menumpang kapal yang berbeda mengaku melihat saat kapal terbalik. "Ratusan orang terlempar ke laut," kata Laura Boldrini, juru bicara UNHCR, di Italia. Ia mengatakan baru 16 jenazah yang berhasil diangkat dari laut. Angka korban tewas sampai saat ini belum dapat dipastikan.

    Evakuasi para pengungsi itu difasilitasi oleh Pemerintah Libya. Akan tetapi, perjalanan dengan menggunakan kapal itu tidak teroganisir dengan baik. Salah satu sebabnya adalah tidak mempertimbangkan ramalan cuaca.

    CNN | TELEGRAPH | AQIDA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.