Australia Anugerahi Assange Hadiah Perdamaian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange. AP/Kirsty Wigglesworth

    Julian Assange. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO Interaktif, Sydney - Pendiri situs WikiLeaks, Julian Assange, hari ini, Rabu 11 Mei 2011, dianugerahi Medali Emas Sydney Peace Prize atas "keberaniannya yang luar biasa dalam membela hak asasi manusia". Penghargaan tertinggi di Australia yang dikeluarkan Yayasan Perdamaian Sydney itu membuat Assange sejajar dengan bekas Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela dan pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama.

    Assange yang lahir di Australia dan merupakan bekas peretas komputer diganjar penghargaan karena keteguhan hatinya mencari transparansi yang lebih besar dan akuntabilitas dari pemerintahan di seluruh dunia. Aksi Assange yang membocorkan sejumlah dokumen rahasia negara juga dinilai menantang "kerahasiaan pemerintah yang dipraktekkan berabad-abad lamanya."

    "Dengan memperjuangkan hak orang untuk tahu, WikiLeaks dan Julian Assange telah menciptakan aturan baru yang potensial dalam jurnalisme dan dalam kebebasan untuk menyampaikan informasi," kata Direktur Yayasan, Stuart Rees.

    Yayasan mengeluarkan hadiah ini setiap tahun. Kendati demikian, dalam 14 tahun sejarahnya hanya tiga orang yang pernah mendapatkan medali emas untuk jasanya memperjuangkan hak asasi manusia. Ketiganya adalah Dalai Lama, Nelson Mandela dan pemimpin Buddha Jepang, Daisaku Ikeda. Assange merupakan yang keempat.


    YAHOONEWS | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.