Inggris Kutuk Bom di Kereta Api Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London: Menteri Pemerintahan Inggris mengecam serangan ganas yang terjadi di rel pergantian kereta api Rusia dekat kawasan perang republik Checnya, Jumat (5/12). Akibat serangan ini, sekurang-kurangnya 40 orang dinyatakan tewas. Serangan ini dikatakan sebagai pemboman teroris. Pejabat Menteri Muda Luar Negeri Inggris Bill Rammell dalam sebuah statemennya menagatakan, "Saya sungguh terkejut mendengar pemboman teroris di rel pergantian kereta api di wilayah Stavropol, Rusia. Saya mengutuk serangan ganas ini. Dan saya sangat bersimpati terhadap keluarga dan teman-teman para korban.Rammel menambahkan, Perdana Menteri Ingris Tony Blair telah mengirimkan rasa belasungkawanya kepada pemerintah Rusia.Kementerian Dalam Negeri Rusia menuding ledakan tersebut disebabkan aksi bom bunuh diri. Penguasa Rusia mengatakan, ini menandai serangan oleh separatis Checnya. Mereka disalahkan sebagai pelaku banyak pemboman di Rusia tahun ini.AFP/Muchamad Nafi - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.