Al-Qaidah Sudah Siapkan Pengganti Usamah Bin Ladin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Pemimpin Tertinggi Al-Qaidah Ayman al-Zawahiri. Foto: eramuslim.com

    Wakil Pemimpin Tertinggi Al-Qaidah Ayman al-Zawahiri. Foto: eramuslim.com

    TEMPO Interaktif, Kematian Usamah Bin Ladin diperkirakan tak banyak mempengaruhi pergerakan organisasi yang dipimpinnya Al-Qaidah. Organisasi itu telah mempersiapkan penggantinya yang selama ini menempati posisi sebagai 'otak' organisasi. 

    Dialah Ayman al-Zawahri, pria 59 tahun asal Mesir merupakan seorang dokter yang menjadi pemimpin operasi Al-Qaidah sejak 2009. Ia pernah muncul dalam sejumlah video yang mencela Amerika Serikat.

    Menurut laporan The Telegraph, Senin 2 Mei 2011, ia muncul dalam sebuah video yang menyerukan agar umat Islam menyerang NATO dan pasukan Amerika di Libya. "Jika Amerika dan pasukan Nato memasuki Libya, maka negara tetangga Mesir dan Tunisia dan Aljazair dan seluruh umat Islam harus bangkit dan berjuang," katanya. 

    Ayman lahir dari keluarga kelas atas intelektual di Kairo. Ia merupakan cucu dari imam besar Al Azhar, salah satu mesjid terpenting di Mesir. Ia lulus dari sekolah kedokteran pada 1974 dan menempuh pendidikan spesialisasi bedah. 

    Ia bergabung dengan kelompok Islam Jihad Mesir 1973, dan ia termasuk salah satu dari 301 orang yang ditangkap setelah pembunuhan Anwar Sadat, Presiden Mesir pada 1981. Ia dipenjara selama tiga tahun karena memiliki pistol tanpa ijin.

    Lepas dari penjara ia pergi ke Pakistan membantu anggota Sabit Merah yang terluka dalam gempuran Soviet di Afghanistan. Dan ia pertama kali bertemu dengan Usamah Bin Laden saat berada di Peshawar. 

    Ia kemudian kembali ke Mesir pada 1983 dan terpilih menjadi pemimpin Jihad Islam Mesir yang kemudian bergabung dengan kelompok Al-Qaeda. Penggabungan itu menyatukan kekayaan Usamah dengan kelompoknya yang tidak terorganisir namun tekun, berikut pengikut Ayman yang lebih kompeten dengan latar belakang dokter, insinyur, dan tentara. 

    Menurut intelijen Amerika, Ayman untuk pertama kalinya bertanggung jawab dalam pertempuran di Mogadishu di Somalia tahun 1993. Kemudian dalam aksi pengeboman kedutaan Amerika di Afrika Timur pada 1998 dan di USS Cole di Yaman pada tahun 2000, serta ikut terlibat dalam penyerangan 11 September 2001 di gedung WTC Amerika. 

    Seperti halnya Usamah, Ayman diduga bersembunyi di perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan. Intelijen Amerika menduga, Ayman telah sukses menyatukan kembali Al-Qaidah yang sempat terpecah-pecah dalam beberapa kelompok saat terjadi perang Iraq. Kematian Usamah juga menjadi pertanda relokasi kepemimpinan Al-Qaidah dari Pakistan dan Afghanistan ke Yaman atau Somalia. 

    THE TELEGRAPH | AQIDA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.