Obama: Bin Ladin Tewas, Keadilan Telah Ditegakkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama. AP/Pablo Martinez Monsivais

    Barack Obama. AP/Pablo Martinez Monsivais

    TEMPO Interaktif, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan pemimpin Al Qaidah Usamah Bin Ladin tewas di Pakistan. "Pemerintah Pakistan membantu operasi ini, saya sudah menelepon Presiden Pakistan," kata Obama dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin 2 Mei 2011.

    Menurut Obama dengan tewasnya Bin Ladin maka keadilan sudah ditegakkan. "Tapi seperti yang Presiden Bush katakan, ini bukan perang melawan Islam, tapi perang melawan pembunuh massal," ujar Obama.

    Bin Ladin adalah pemimpin Al Qaidah, organisasi teroris yang berada di balik serangan 11 September 2011. Akibat serangan tersebut, lebih dari 3000 orang tewas. Sejak peristiwa tersebut, dia menghilang dan dikabarkan bersembunyi di kawasan pegunungan antara Afghanistan dan Pakistan.

    Bin Ladin lahir di Arab Saudi pada 10 Maret 1957. Sebelum peristiwa 9/11, dia dituduh pemerintah Amerika Serikat terlibat dalam beberapa kejadian, seperti, 7 Agustus 1998, Usamah dituduh bertanggung-jawab terhadap pengeboman kedutaan Amerika di Kenya dan Tanzania pada 1998 yang menelan korban 224 orang tewas, 12 di antaranya warga AS.

    Lalu pada 13 Oktober 2000, Kapal perusak AS USS Cole, salah satu dari kapal-kapal perang paling modern di dunia, hampir tenggelam setelah satu kapal kecil yang membawa bom menabraknya di pelabuhan Aden, Yaman. Akibatnya, 17 awak kapal Amerika itu tewas. Usamah pun jadi tersangka utama.


    REUTERS | PGR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.