18 Orang Ditangkap dalam Pernikahan Will-Kate  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berkumpul untuk menyaksikan pernikahan Pangeran William dan Kate Middletondi Westminster Abbey.  REUTERS/Damien Meyer/Pool

    Warga berkumpul untuk menyaksikan pernikahan Pangeran William dan Kate Middletondi Westminster Abbey. REUTERS/Damien Meyer/Pool

    TEMPO Interaktif, London - Kepolisian Inggris menahan 18 orang di London, Jumat, 29 April 2011, dalam beberapa insiden kecil saat polisi menggelar salah satu operasi keamanan terbesar untuk pengamanan pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton.

    Sekitar 5.000 polisi bertugas mengontrol massa bersama sekitar 1.000 tentara di rute Gereja Westminster Abbey ke kediaman Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham.

    Tim khusus dengan anjing pelacak berpatroli mengamankan rute prosesi pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. Mereka mencari bahan peledak, sementara helikopter-helikopter berseliweran di langit London dalam operasi untuk melindungi Pangeran William dan Kate Middleton.

    Sekitar pukul 10.00 waktu setempat, juru bicara Kepolisian Metropolitan mengatakan mereka telah menahan 18 orang. Mereka yang ditangkap di antaranya terkait dugaan penyerangan seksual, tiga ditahan karena mabuk, dan tiga lainnya ditangkap karena mencuri.

    Massa yang menunggu selama berjam-jam untuk melihat pasangan William-Kate tampak antusias meski keberadaan polisi sangat terasa.

    "Mengingat jumlah orang di sini, semua sangat baik," ujar Becton Davis, 42 tahun, yang tinggal di London tetap berasal dari North Carolina. "Atmosfernya menyenangkan."

    Polisi memantau sekitar 10 pengunjuk rasa di Soho Square di London. Demonstran tersebut berasal dari "Right Royal Orgy Group. Ada pula 70 pengunjuk rasa di Red Lion Square dari Republican Tea Party, yang merupakan kelompok anti-monarki.

    REUTERS| KODRAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.