Populasi Usia Dewasa Cina Mencapai 1,34 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrian mengular sepanjang 100 kilometer, membuat warga Beijing, Cina, harus merasakan macet selama sembilan. AP/Alexander F. Yuan

    Antrian mengular sepanjang 100 kilometer, membuat warga Beijing, Cina, harus merasakan macet selama sembilan. AP/Alexander F. Yuan

    TEMPO Interaktif, Beijing -Populasi warga dewasa Cina mengalami pertumbuhan. Demikian hari ini dikemukakan pemerintah. Tetapi para petinggi menolak mengendurkan kontrol ketat keluarga berencana sebagai bagian dari penyebabnya.

    Hasil dari sensus nasional yang dilakukan pada akhir tahun lalu menunjukan proporsi warga dewasa di negeri itu melonjak menjadi 1,34 miliar, di saat orang muda turun tajam. Hasil sensus yang diumumkan hari ini juga menunjukkan setengah populasi kini tinggal di kota-kota.

    Sensus memberikan suatu angka “sejumlah” perubahan demografi dunia yang sedang berlangsung di Cina selama dekade terakhir, seiring reformasi ekonomi meningkatkan standar hidup dan lebih banyak menarik warga keluar dari pertanian ke kota-kota sedangkan keluarga goyah dan populasi menua.

    Tumbuhnya warga Cina dewasa memicu kecemasan atas sejauhmana negara mampu mempertahankan pertumbuhan tinggi ekonomi, di saat menurunnya orang muda tersedia untuk lapangan kerja di pabrik-pabrik dan pembangunan jalan yang menggerakkan negeri itu sebagai ekonomi terbesar kedua dunia setelah Amerika Serikat.

    Hasil sensus menunjukkan bahwa warga yang berusia 60 tahun dan keatas mencapai 13,3 persen dari populasi, naik hampir 3 persen dari tahun 2000. Populasi berusia 14 tahun dan lebih muda tercatat 16,6 persen, turun sekitar 6,3 persen dari seabad lalu.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.