Minta Maaf Setelah Telanjang di Festival Songkran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bugil lalu Minta Maaf

    Bugil lalu Minta Maaf

    TEMPO Interaktif, Bangkok - Dua dari tiga perempuan yang menari topless atau telanjang dada di Silom Road, Bangkok, dalam perayaan tahun baru Songkran pada Jumat pekan lalu, akhirnya meminta maaf.

    Dihadirkan Senin lalu oleh para pengawal hukumnya dalam sebuah konferensi pers polisi, keduanya meminta maaf atas aksi "sembrono dan cabul" mereka. Ketiganya dituntut karena mengekspos tubuh mereka di muka umum dan melakukan pelanggaran kesusilaan yang bisa dihukum denda masing-masing sekitar 500 baht.

    Heboh seputar perayaan meriah festival air itu mencuat ketika sebuah rekaman video aksi tarian ketiganya beredar. Komandan Biro Polisi Wilayah 6 Metropolitan, Mayor Jenderal Polisi Suwat Chaengyodsuk, mengatakan polisi akan memburu orang yang merekam tarian mereka, seperti halnya mereka yang mengunggahnya ke internet. Adapun ketiga perempuan muda pelaku telanjang dituntut karena aksi mereka mencederai hak-hak asasi perempuan.

    Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Thailand, Nipit Intarasombat, mengatakan insiden itu sangat tidak tepat dan tidak bisa diterima. "Saya minta agar masyarakat bertindak dan mengkritik mereka," dia menegaskan.

    THE NATION | AP | DWI A.





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.