Raul Castro Menjadi Pemimpin Partai Komunis Kuba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raul Castro. AP/Javier Galeano

    Raul Castro. AP/Javier Galeano

    TEMPO Interaktif, HAVANA - Presiden Raul Castro terpilih sebagai pemimpin tertinggi Partai Komunis Kuba. Pemilihan tersebut berdasarkan hasil kongres pertama partai dalam 14 tahun terakhir yang berlangsung di ibu kota Kuba, Havana. Hadir dalam kongres tersebut adalah bekas penguasa Kuba yang juga kakak Raul, Fidel Ramos. Seperti dilaporkan hari ini, Rabu (20/04), kehadiran politikus 84 tahun itu mengejutkan banyak orang hingga ia dihujani applause oleh delegasi kongres.

    Kondisi kesehatan yang berkurang membuat Fidel harus dibantu seorang ajudan muda ke tempat duduknya dan berdiri saat lagu kebangsaan Kuba dinyanyikan. Namun, saat nama adiknya dibacakan oleh petugas partai sebagai anggota Komite Pusat partai, ia menjadi sangat bersemangat.

    Menurut Julio Camacho Aguilera, anggota Komite Pusat partai, mereka memilih Raul karena jasanya, perjalanannya, dan loyalitasnya kepada rakyat dan partai serta kepada Fidel. "Dia juga mampu menunjukkan beberapa tahun, jaminan melanjutkan revolusi, karena itu saya memilih kawan Raul Castro," kata Aguilera.

    Raul ditetapkan sebagai sekretaris pertama Partai Komunis Kuba. Sementara, kakaknya, Fidel, tidak masuk dalam daftar pemimpin partai. Ini merupakan yang pertama kalinya sejak partai dibentuk pada 46 tahun yang lalu. Sebelumnya, Fidel memang menyatakan mundur dari kepemimpinan partai karena alasan kesehatan. Alasan yang sama juga menyebabkab ia menyerahkan kursi kepresidenan kepada Raul, lima tahun yang lalu.

    XINHUA | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.