Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Amerika Diduga Danai Oposisi Suriah

image-gnews
Ribuan warga Suriah berunjukrasa setelah sholat Jum'at di Latakia (8/4). REUTERS
Ribuan warga Suriah berunjukrasa setelah sholat Jum'at di Latakia (8/4). REUTERS
Iklan
TEMPO Interaktif, Washington -  Departemen Luar Negeri Amerika Serikat diam-diam mendanai kelompok-kelompok oposisi Suriah. Demikian bocoran kawat diplomatik oleh WikiLeaks yang dilaporkan harian The Washington Post kemarin. Menurut kawat-kawat tersebut, Departemen Luar Negeri telah menyalurkan dana US$ 6 juta sejak 2006 kepada sekelompok warga Suriah yang eksil, mengoperasikan kanal Barada TV yang berbasis di London, dan menandai aktivitas di dalam Suriah. 

Barada TV mulai siaran April 2009, tapi menggenjot produksinya meliput protes-protes massa di Suriah yang meruyak mulai bulan lalu sebagai bagian dari kampanye jangka panjang menggulingkan Presiden Bashar al-Assad. Harian itu menyebutkan dana Washington buat para tokoh oposisi Suriah mulai mengalir pada era Presiden George W. Bush setelah hubungan politik dengan Damaskus dibekukan pada 2005. 

Dukungan terus berlanjut di bawah Presiden Barack Obama, bahkan begitu pemerintahannya berusaha membangun kembali hubungan dengan Assad. Pada Januari lalu, Gedung Putih mengirim seorang duta besar ke Damaskus untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

Tak jelas apakah Amerika kini masih mendanai kelompok oposisi Suriah, tapi kawat menunjukkan uang disisihkan setidaknya sampai September 2010. Sebelumnya, kawat-kawat rahasia menunjukkan, pada 2009 para pejabat Kedutaan Besar Amerika di Damaskus cemas saat mengetahui bahwa agen intelijen Suriah mempertanyakan program-program Amerika Serikat.

Satu kawat pada April 2009 yang diteken seorang diplomat top Amerika di Damaskus terbaca soal itu. "Pemerintah Suriah tak diragukan lagi melihat setiap dana Amerika Serikat buat kelompok-kelompok politik ilegal sama saja mendukung perubahan rezim," tulis The Washington Post. 

Hingga kemarin, menurut Washington Post, Departemen Luar Negeri Amerika menolak berkomentar mengenai keaslian kawat atau menjawab tentang pendanaan Barada TV. 

Dari Homs, utara Suriah, menurut satu pegiat hak asasi manusia, pasukan keamanan menembak mati delapan pendemo dalam bentrokan setelah kematian seorang pemimpin suku di tahanan. "Homs membara. Pasukan keamanan dan preman rezim memprovokasi suku bersenjata selama sebulan," ujar seorang aktivis yang menolak disebutkan namanya kemarin. Namun pemerintah menuding kelompok-kelompok bersenjata dan penyusup yang memantik kekerasan, dengan mengatakan mereka memulai menembaki pasukan keamanan dan demonstran.
 
Reuters | Washington Post | Dwi Arjanto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


CIIA: Bahrun Naim Tewas di Suriah, Juga Anaknya yang Kurang Gizi

12 Januari 2018

Bahrun Naim saat menjalani sidang kepemilikan amunisi di Pengadilan Negeri Solo, Jawa Tengah, pada 9 Juni 2011. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menyatakan Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Bahrun Naim diduga berada di balik serangan teror bom Sarinah di jalan MH Thamrin, Jakarta. ANTARA/DOK SOLOPOS/Dwi Prasetya
CIIA: Bahrun Naim Tewas di Suriah, Juga Anaknya yang Kurang Gizi

Direktur Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya sudah melakukan konfirmasi soal kematian Bahrun Naim.


Gadis Cilik Suriah yang Berkicau di Twitter Kunjungi Markas PBB

18 Oktober 2017

Bana al-Abed dengan ibunya, Fatemah, di dekat Bryant Park di New York. nytimes.com
Gadis Cilik Suriah yang Berkicau di Twitter Kunjungi Markas PBB

Bana Al Abed, gadis cilik yang mencuit pengalamannya sebagai penduduk Aleppo, Suriah saat dikepung pemberontak diundang ke markas PBB di New York.


Tujuh Relawan White Helmets Tewas Ditembak di Suriah

13 Agustus 2017

Relawan medis White Helmet. middleeasteye.net
Tujuh Relawan White Helmets Tewas Ditembak di Suriah

Belum jelas apakah serangan terhadap 7 relawan White Helmets dilakukan atas motif politik atau kriminal


Beredar, Video Aparat Turki Siksa Pengungsi Suriah  

31 Juli 2017

Sejumlah pengungsi Suriah berada di sekitar puing-puing kamp yang terbakar di kota Bar Elias, lembah Bekaa, Lebanon, 4 Juli 2017. REUTERS/Hassan Abdallah
Beredar, Video Aparat Turki Siksa Pengungsi Suriah  

Beredar video penjaga perbatasan Turki menyiksa pengungsi Suriah.


Indonesia Menyerahkan Ambulans Bantuan untuk Suriah

28 Juli 2017

Duta Besar RI untuk Suriah Djoko Harjanto menyerahkan dua ambulans sumbangan dari rakyat Indonesia kepada rakyat Suriah, 26 Juli 2017. KBRI Damaskus
Indonesia Menyerahkan Ambulans Bantuan untuk Suriah

KBRI Suriah menyerahkan dua ambulans bantuan kemanusiaan dari Dompet Dhuafa dan MER-C kepada Palang Merah Suriah


Rumah Sakit Bawah Tanah, Perlindungan Terakhir Paramedis Suriah

23 Juli 2017

Seorang petugas berada dalam satu ruangan di rumah sakit bawah tanah Suriah. thesun.co.uk
Rumah Sakit Bawah Tanah, Perlindungan Terakhir Paramedis Suriah

Guna menghindari terjangan peluru dan bom dari dua pihak yang berperang di wilayah tersebut, petugas medis Suriah membangun rumah sakit bawah tanah


Kedutaan Rusia di Suriah Ditembaki dengan Artileri

17 Juli 2017

Ratusan potongan tangan manekin berserakan di depan gerbang Kedutaan Rusia di London, Inggris, 3 November 2016. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap serangan yang dilancarkan Rusia di Aleppo, Suriah. REUTERS
Kedutaan Rusia di Suriah Ditembaki dengan Artileri

Media pemerintah Suriah meleporkan kedutaan Rusia di Damaskus mengalami penembakan dengan artileri yang menyebakan kerusakan materi.


Heboh, Pro Assad dan Oposisi Berkelahi Saat Siaran Langsung

15 Juli 2017

Pro-Assad dan oposisi berkelahi saat debat di televisi. independent.co.uk
Heboh, Pro Assad dan Oposisi Berkelahi Saat Siaran Langsung

Perdebatan sengit terjadi antara Bilal Daqmaq, kritikus Assad, dan Ahmad Shlash, mantan anggota parlemen Suriah


Dokter di Suriah Keluhkan Bantuan Kemanusiaan Turun Drastis

14 Juni 2017

Seorang petugas berusaha menyelamatkan anak yang terkena serangan gas yang diduga beracun kota Khan Sheikhoun, Idlib, Suriah, 6 Maret 2017. Sekitar 100 orang tewas dan lebih dari 350 lainnya menderita sakit akibat serangan gas tersebut. Social Media Website via Reuters TV
Dokter di Suriah Keluhkan Bantuan Kemanusiaan Turun Drastis

Sejumlah dokter warga Suriah mengungkapkan bantuan kemanusiaan ke Suriah turun drastis dalam dua bulan.


Hina Oposisi, Jurnalis Pendukung Assad Diusir dari Gedung PBB

18 Mei 2017

Roba Al-Hajli, jurnalis pro-Assad yang dikeluarkan dari gedung PBB di Genewa. english.alarabiya.net
Hina Oposisi, Jurnalis Pendukung Assad Diusir dari Gedung PBB

Delegasi oposisi di PBB mengajukan komplain atas sikap jurnalis Hajli termasuk perilakunya yang dianggap melanggar kode etik jurnalistik.