Jamaah Islamiyah Diduga Akan Menyerang Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sydney:Australia bagian utara akan menjadi target serangan teror selanjutnya oleh kelompok Jamaah Islamiyah. Demikian dilansir oleh Australian Broadcasting Corp (ABC), Senin (28/10), mengutip sebuah laporan intelijen Filipina. Pemaparan yang dikemas dalam program Four Corners ini juga memaparkan hasil investigasi selama dua bulan tentang terungkapnya bukti yang menyebutkan Abu Bakar Ba'asyir dan Ridwan Isamudin alias Hambali adalah arsitek teror di Asia Tenggara selama dua tahun terakhir. Laporan intelijen yang diberitakan kantor berita AFP itu menyebutkan juga bahwa Filipina telah dipilih oleh jaringan Al-Qaidah, pimpinan Usamah bin Ladin, sebagai pangkalan utama jaringannya di Asia Tenggara pada 1988. Disebutkan juga bahwa Bin Ladin telah mengirimkan saudaranya ke Filipina untuk mengumpulkan dukungan pada awal 1998. Penasehat Keamanan Nasional Filipina, Roilo Golez, dalam program itu mengatakan bahwa pihak intelijen Filipina mensinyalir Australia termasuk dalam negara yang direncanakan masuk dalam Negara Islam Raya, yang termasuk di dalamnya Indonesia, Malaysia, dan Filipina. "Ini sesuatu yang harus dikaji oleh kalangan intelijen Anda," katanya. (Dedy Sinaga-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?