Dua Warga Indonesia Dihukum 20 Tahun oleh Pengadilan Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua warga negara Indonesia dijatuhi hukuman pidana 20 tahun oleh Pengadilan Perth, Australia, Kamis (26/9). Bastian Disun (33) dan Norbames Nurdin (32) dinyatakan bersalah karena menyelundupkan ratusan pencari suaka ke Australia, tahun lalu. Pejabat Pengadilan Perth mengatakan hal itu di Perth, Jumat (27/9). Sedangkan dua warga Indonesia lainnya, yaitu Aldo Benjamin (22) dan Aksal Junus (18) diputus bebas oleh juri setelah hampir 10 jam melakukan perundingan. Disun tercatat sebagai kapten kapal yang membawa 434 warga Afganistan. Seangkan tiga lainnya adalah anak buah kapal yang kandas di perairan Australia, dekat Pulau Christmas, Agustus tahun lalu. Selama persidangan, keempat pelaut itu membantah dirinya terlibat dalam penyelundupan manusia. Mereka mengaku telah ditipu oleh sesorang yang juga warga negara Indonesia. Mereka dijanjikan uang senilai US$ 2,2 juta untuk pekerjaan mengangkut para pencari suaka itu. Dalam persidangan, Disun mengaku hanya membawa 260 penumpang menuju Pulau Christmas. Sementara, tiga anak buahnya mengaku sama sekali tidak mengetahui akan berlayar menuju pulau itu. Mereka juga tidak mengetahui kalau Pulau Christmas bagian dari Australia. (AFPp/KurniawanTempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.