Penganiaya TKI di Singapura Diancam Hukuman Ganda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Singapura:Pengadilan Singapura menyidangkan kasus penyiksaan pembantu asal Indonesia yang melibatkan istri Ng Hua Chye, Sabtu (26/10), seperti dilansir AFP. Tan Chai Hong, 29 tahun, sang istri, didakwa ikut melakukan penyiksaan dan sekaligus menutup-nutupi tindak penyiksaan yang dilakuan oleh suaminya. Tan didakwa menyiksa TKI, Muawanatul, di rumahnya dan rumah iparnya dengan menyakiti bagian dada almarhum. Sedangkan Ng, seorang pemandu wisata, telah dihukum cambuk 12 kali dan tengah menjalani masa hukumannya selama 18 tahun enam bulan akibat tindak penyiksaan yang juga telah dilakukannya selama berbulan-bulan. Jika terbukti bersalah, Tan bisa dikenakan hukuman maksimal enam bulan penjara berikut denda. Muawanatul bekerja di keluarga Singapura ini sejak bulan Agustus 2000. Ia ditemukan meninggal 2 Desember tahun lalu dalam keadaan kurang makan dan luka di sekujur tubuhnya tahun lalu. Sementara itu, sidang akan dilanjutkan kembali pada 20 November. (Budi Riza-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.