Bom Bunuh Diri di Irak Tewaskan 19 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Ledakan bom bunuh diri beruntun di dua kantor polisi di Provinsi Diyala, wilayah utara Irak, telah menewaskan sekitar 19 orang pada Sabtu ini (22/11). Provinsi Diyala merupakan pusat pemberontakan terhadap pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat.Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 8 pagi waktu setempat di kantor polisi Khan Bani Saad, 20 kilometer utara Baghdad. Pelaku meledakkan bom yang dia bawa dengan mobil, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai sepuluh orang lainnya, kata juru bicara militer Amerika Serikat di Baghdad Letnan Kolonel George Krivo.Tiga jam kemudian, sebuah ledakan kembali terjadi di dekat lokasi ledakan pertama dan melukai dua orang anak. Salah seorang di antaranya, menurut saksi mata yang dikutip CNN, dalam keadaan kritis.Pada pukul 8 pagi waktu setempat, ledakan bom mobil juga menghantam kantor polisi Ba'quba sekitar 80 kilometer utara Baghdad. Kejadian itu menewaskan sepuluh orang, terdiri dari enam polisi dan empat warga sipil. Krivo mengatakan, sedikitnya 15 hingga 20 orang warga Irak terluka dalam ledakan tersebut.AFP melaporkan, ledakan di dua kantor polisi di utara Baghdad ini menimbulkan kesibukan luar biasa bagi staf rumah sakit setempat. Polisi terpaksa menembakkan peluru ke udara untuk membubarkan para penduduk agar dapat mengevakuasi korban-korban yang terluka dan sisa-sisa jenazah yang ada. "Kami sangat kewalahan akibat peristiwa ini. Beberapa orang yang terluka telah kami kirim ke Baquba," ujar dokter Taleb al-Tamimi dari rumah sakit di kota itu.Kepala Polisi Ismail Kano al-Askari mengatakan, setidaknya enam orang tewas dalam ledakan bom dari sebuah mobil yang berisi penuh dengan bahan peledak di kantor polisi di kota Khan Bani Saad, sekitar 20 kilometer utara Baghdad. Sedikitnya 13 orang terluka, sepuluh di antaranya anggota kepolisian dan tiga warga sipil. "Sebuah mobil Chevrolet melaju masuk ke dalam kantor polisi meskipun petugas telah menembakinya," ujar Ismail. Bagian depan kantor polisi tersebut hancur total.Letnan Imad Kazem yang datang ke kantor setelah mobil itu masuk mengatakan, "Polisi berhasil menembak mobil tersebut dan meledakkannya sebelum menghantam gedung." Ledakan dahsyat itu menimbulkan lubang selebar sepuluh meter dan sedalam lima meter. (Sita Planasari A-TNR/CNN/AFP)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.