Inggris Akan Tarik Sebagian Diplomatnya dari Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London:Inggris akan menarik sebagian diplomat dari Indonesia menyusul ledakan bom di Bali, 12 Oktober lalu. “Saya akan menarik staf-staf yang tidak penting dari Kedutaan Besar kami di Jakarta,” kata Menteri Luar Negeri Jack Straw di London seperti dilansir AFP, Jumat (18/110). Straw mengatakan, pihaknya juga meminta seluruh warganya untuk meninggalkan dan tidak berpergian ke Indonesia menyusul ledakan yang menewaskan tak kurang dari 183 orang itu. “Saya juga setuju kalau kami melarang seluruh perjalanan ke Indonesia dan juga meminta seluruh warga Inggris yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan Indonesia,” ujar dia. Menurut catatan Kantor Departemen Luar Negeri Inggris, kini ada sekitar 4.000 warganya yang berada di Indonesia. Langkah pemerintah Inggris diambil setelah Perdana Menteri Australia Alexander Downer melakukan hal serupa terhadap warganya. Downer mengatakan, “Berdasarkan informasi terbaru ada ancaman terhadap warga Australia”. Dalam ledakan di Bali, Australia mengaku kehilangan 119 warganya. Sedangkan Inggris 30 orang. Straw mengingatkan warganya yang masih berada di Indonesia untuk melatih dirinya dalam keadaan darurat, khususnya di tempat-tempat umum, seperti pub, bar, sekolah, perkantoran dan tempat wisata. “Dalam situasi seperti ini, kami meminta agar warga Inggris mempertimbangkan saran kami untuk tidak berpergian menuju Indonesia atau negara lain dengan situasi yang sama dengan Indonesia,” tambah dia. (Kurniawan-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.