Bush: AS Akan Tetap Bertahan di Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Amerika Serikat George W. Bush, Senin (17/11) menekankan bahwa AS akan tetap mempertahankan pasukannya di Irak dengan tugas mempercepat perpindahan kekuasaan. Bush mengatakan bahwa penarikan tentara AS dari Irak membutuhkan waktu yang cukup lama. Dia mengungkapkan hal ini usai pertemuan dengan para pemimpin wanita Irak. Saya meyakinkan wanita-wanita tersebut kalau AS tidak akan pergi, ujarnya. Ketika saya mengatakan bahwa AS tidak akan pergi, artinya kita tetap tinggal, tambahnya. Tepatnya inilah yang diinginkan teroris, mereka berusaha mengusir kami dari Irak, tapi mereka tak akn berhasil mengusir kami, ujar Bush. Gubernur Provinsi Irak telah dibentuk pada bulan Juni. Pembentukan ini berdasarkan perundingan antara wakil AS, Paul Bremer, dan Dewan Pemerintahan Irak. Pemberian nama dilakukan oleh lembaga transisi yang juga baru dipilih akhir Mei lalu. Pemerintahan baru akan dipilih dan akan merancang perundang-undangan sebelum akhir tahun 2005. Washington tetap pada langkahnya untuk melakukan perubahan peraturan di Irak di tengah-tengah kekacauan keamanan maupun semakin meningkatnya angka kematian pasukan AS. Salah seorang Pemimpin wanita Irak, Songul Chapouk, mengatakan bagaimanapun Irak memerlukan kehadiran AS. Kami tak mau tentara AS tinggalkan Irak. Mereka menjaga daerah perbatasan yang baru dibuka, karena kami belum memiliki tentara maupun polisi yang terlatih, jadi kami masih butuh mereka sekarang, ujar Chapouk kepada wartawan di Kantor Oval. Bush juga mengungkapkan rencana AS untuk mengukuhkan pemerintahan transisi Irak pada Juni 2004. Pemerintah transisi ini merupakan instalasi dari pemerintahan yang rencananya akan selesai pada tahun 2005. Saat itulah rencananya AS akan meninggalkan Irak. Tentang rencana kepergian AS, banyak analisis mengatakan kebijakan ini akan menempatkan Bush pada posisi yang lebih baik pada kampanye pemilihan kembali tahun 2004. Kami memperkirakan Irak ada di tempat terdepan dalam perang dan teror. Kita akan bekerja bersama orang Irak untuk meraih keadilan, ujar Bush. Mawar Kusuma - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.