Mantan Diktator Haiti Pulang Kampung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jean Claude Duvalier. (CNN)

    Jean Claude Duvalier. (CNN)

    TEMPO Interaktif, Pory-Au-Prince - Mantan penguasa Haiti, Jean-Claude Duvalier kembali ke negaranya setelah mengungsi 25 tahun, Ahad waktu setempat atau Senin (17/1). Bersama istri, dia langsung dielu-elukan pendukungnya sejak mendarat di bandar udara Port-au-Prince. 

    Belum diketahui alasan Baby Doc, julukannya, pulang kampung. Namun Duvalier, 59 tahun, jelas menambah gonjang-ganjing politik yang sedang panas akibat kisruh pemilihan presiden. 

    Keluarga Duvalier berkuasa di negara Karibia itu sejak 1957 ketika Francois "Papa Doc" Duvalier terpilih sebagai presiden. Dia lalu mengangkat diri sebagai presiden seumur hidup. 

    Saat meninggal pada 1971, kekuasaan dialihkan ke Baby Doc yang baru berusia 19 tahun. Duvalier muda berkuasa selama 15 tahun. Dia terguling oleh desakan anti-korupsi, dan mengungsi ke Perancis.

    Seperti di tulis kantor berita Amerika Serikat CNN, belum ada komentar tentang kedatangan mantan diktator itu. Baby Doc dijadwalkan akan memberi pernyataan resmi Senin waktu setempat atau Selasa waktu Indonesia.

    Menyusul gempa hebat yang menewaskan 200 ribu orang setahun lalu, Haiti disulitkan oleh wabah kolera yang menelan 3.700 korban jiwa. Politik ikut karut marut. Terjadi kekacauan suara pada pemilihan presiden yang berlangsung awal Desember lalu. 

    Akibatnya, pemilihan tahan dua yang rencananya berlangsung kemarin ditunda. Padahal sesuai jadwal, Haiti harus memiliki presiden 7 Februari mendatang.

    CNN | REZA 
     




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.