Tiba di Libanon, Hariri Mengkritik Hizbullah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saad al-Hariri.  REUTERS/Raheb Homavandi

    Saad al-Hariri. REUTERS/Raheb Homavandi

    TEMPO Interaktif, Beirut -Dua hari setelah kolapsnya pemerintahannya, semalam Perdana Menteri Libanon Saad Hariri tiba kembali ke Libanon dalam posisi sebagai caretaker atau pejabat Perdana Menteri. Dia menyerukan dialog sebelum mengecam atas keputusan oleh gerakan Hizbullah dan sekutunya yang mundur dari pemerintahan. Sebelumnya dia dikritik pedas karena tak segera pulang dari lawatan luar negeri di saat krisis di Beirut.

    “Tak ada alternatif selain dialog,” ujar Hariri kepada wartawan setelah bertemu dengan Presiden Michel Suleiman. Dia menyebut manuver Hizbullah “demokratis” tapi ditambahkannya, “Pilihan antara kekuasaan dan martabat rakyat dan negeri ini, saya memilih martabat Libanon dan rakyat Libanon.”

    Seorang pejabat menyebutkan, Hariri tiba di Beirut dari Turki, dimana dia mendesak sebuah pertemuan negara-negara Timur Tengah dan Barat untuk membantu menyelesaikan krisis politik Libanon. Negeri kecil tapi penting secara kawasan itu bakal menghadapi negoisasi yang rumit dan alot sebelum sebuah pemerintahan baru dapat dibentuk.

    The Washington Post | BBC | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.