Museum Gay Pertama Dibuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah relawan tengah mempersiapkan pembukaan museum gay di San Fransisco, Amerika Serikat. Museum ini dibuka pada Kamis (13/1). (Liz Hafalia / The Chronicle)

    Sejumlah relawan tengah mempersiapkan pembukaan museum gay di San Fransisco, Amerika Serikat. Museum ini dibuka pada Kamis (13/1). (Liz Hafalia / The Chronicle)

    TEMPO Interaktif, San Fransisco - Museum gay pertama di Amerika Serikat  resmi dibuka pada hari ini, Kamis (13/1). Museum yang terletak di 4127 18th Street, kawasan Castro, San Fransisco ini diberi nama Gay Lesbian Bixeual Transgender History (GLBT) Museum. 

    "Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan museum yang kaya, berbeda dan memberik kejuta bagi komunitas gay, lesbian dan transgender," kata Direktur Eksekutif komunitas GLBT, Paul Boneberg seperti dikutip dari laman San Fransisco Chronicle, Rabu (12/1). 

    Meski menjadi yang pertama di Amerika Serikat, museum ini adalah museum gay kedua di dunia. Yang pertama terletak di Jerman. 

    Lokasi museum ini terletak di jantung Castro, sebuah kawasan yang lekat dengan kaum homoseksual, tidak hanya terkenal bagi orang lokal tapi juga dikunjungi ribuan turis setiap tahun. "Kami berharap mereka datang ke museum dan mendapat cerita menarik soal kehidupan gay, lesbian, biseksual dan transgender," kata Boneberg.  

    Sejumlah barang yang berhubungan dengan gay dipamerkan, seperti kacamata merah muda Harvey Milk, meja milik Harvey Milk, manuskrip soal gay, juga mainan seks. 
    Harvey Milk adalah politikus gay pertama yang menyatakan dirinya gay secara terbuka dan terpilih sebagai anggota dewan kota pada 1977. Setahun kemudian dia dibunuh. 

    Kurator dan dosen Sonoma State Universtiy's Don Romesburg mengatakan museum ini menggambarkan transformasi kehidupan kita dan masyarakat yang terpinggirkan. "Museum ini menjadi jantungnya," kata Romesburg. 

    POERNOMO GR   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.