Pelaku Penembakan Arizona Terancam Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sketsa Jared Lee Loughner (tengah), tersangka penembakan, saat persidangan di Phoenix, Arizona. REUTERS/Joan Andrew

    Sketsa Jared Lee Loughner (tengah), tersangka penembakan, saat persidangan di Phoenix, Arizona. REUTERS/Joan Andrew

    TEMPO Interaktif, Washington - Setelah bungkam sejak Sabtu lalu, Kolonel Laut Mark Kelly, 46 tahun, kemarin angkat bicara. Komandan Pesawat Antariksa Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) itu mengucap belasungkawa atas enam korban tewas dalam aksi penembakan di Tucson, Arizona pada malam Minggu lalu. "Apa yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa," ujarnya. 

    Istrinya, Gabrielle Giffords, anggota Kongres dari Partai Demokrat turut jadi korban. Hingga kemarin politisi berusia 40 tahun itu masih dalam keadaan kritis meski dokter mengatakan peluru yang bersarang di otaknya berhasil diangkat. Giffords ditembak saat tengah menemui konstituennya di Tucson. Pelakunya, Jared Lee Loughner, 22 tahun, telah disidang. 

    Kelly, Kapten STS-134 Endeavour itu berbicara setelah Presiden Barack Obama dan istri serta anggota kabinet menggelar doa bersama di Gedung Putih. "Tolong berdoa untuk kesembuhan teman saya ini," katanya. Serentak di pagi hari seluruh warga Amerika turut mengheningkan cipta. Bendera Amerika Serikat pun berkibar di seantero negeri. 

    Berseragam tahanan, dikawal selusinan polisi kehakiman (US Marshal) dengan tangan diborgol, warga Tucson berkepala plontos itu digiring ke ruang sidang Pengadilan Federal Phoenix. "Dia kelihatan sangat tegang," ujar seorang reporter jaringan berita CNN. Ruang sidang pun dikawal ketat. Tak ada teman dan anggota keluarganya yang datang. 

    Hakim Lawrence Anderson mengatakan Loughner dikenakan lima dakwaan termasuk diantaranya percobaan pembunuhan dan pembunuhan berencana. Judy Clarke, kuasa hukum Loughner, mengatakan jika terbukti bersalah kliennya bisa dijatuhi vonis mati. "Paling tidak hukuman seumur hidup," kata pengacara yang pernah membela terdakwa teroris ini. 

    Sidang Loughner ditunda hingga 24 Januari depan. Sembari menunggu sidang, Loughner dikurung di ruang isolasi Penjara Khusus Kehakiman. Adapun bekas Gubernur Alaska Sarah Palin membela diri setelah disalahkan karena kerap menonjolkan citra kekerasan dalam kampanye-kampanyenya yang berujung penembakan itu. "Saya benci kekerasan," katanya. 

    AP | DAILYMAIL | CSMONITOR | ANDREE PRIYANTO

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.