Tunisia Rusuh, 20 Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstran melemparkan batu ke arah polisi di Sidi Bouzid, Tunisia. AP

    Demonstran melemparkan batu ke arah polisi di Sidi Bouzid, Tunisia. AP

    TEMPO Interaktif, Tunis - Sebanyak 20 orang tewas dan 30 polisi luka dalam kerusuhan dua hari terakhir di Tunisia. Kerusuhan ini pecah setelah terjadi bentrokan antara demonstran dan polisi. Insiden berdarah ini terjadi di kota Thala dan Kasserine di perbatasan antara Tunisia dan Algeria. 

    Para Demonstran melakukan unjuk rasa akibat minimnya lapangan pekerjaan sehingga memperburuk ekonomi di negara itu. Mereka juga meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan berbagai layanan sosial bagi masyarakat. 

    Seorang guru yang juga aktivis buruh, Belgacem Sayhi mengatakan korban yang jatuh berusia 17 hingga 30 tahun, mereka tewas setelah polisi mengeluarkan tembakan ke arah demonstran. 

    Menurut Menteri Informasi Tunisia, Samir Abidi, para demonstran bertindak anarkistis dan melawan hukum. "Polisi mengeluarkan tembakan untuk melindungi diri," kata Abidi. 

    Presiden Tunisia, Zine el Abidine Ben Ali, yang telah berkuasa 23 tahun mengatakan akan membuka lapangan kerja baru dan menurunkan pajak para pekerja. Dia juga menjamin kebebasa bagi media. "Tapi kekerasan ini tetap tiadk bisa ditolerir, ini adalah tindakan terorisme," ujarnya. 

    ALJAZEERA | CNN | PGR 




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.