Dokter Kandungan Nakal Didenda Puluhan Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc

    sxc

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Memeriksa tubuh pasien adalah prosedur yang lazim di dunia kedokteran. Tapi bila menggerayangi? Ya, berujung ke pengadilan. Mahkamah Agung Finlandia pada Rabu lalu menghukum denda seorang dokter pria yang mengakui mengisap payudara pasien merujuk diagnosis paramedis (bidan) sebelumnya. Namun pasien perempuan 20 tahun itu menilai hal itu sebagai aksi seksual.

    Sebelumnya, dua pengadilan lebih rendah menetapkan sang dokter, yang berkeras bahwa dia telah diizinkan si pasien, tidak melakukan kejahatan. Namun lewat pembatalan keputusan itu, Mahkamah dalam pernyataannya mengatakan bahwa dokter itu dihukum denda dan kompensasi karena mengambil keuntungan dari pasiennya dan melanggar tugas profesional.

    Entah kadung tak tahan atas payudara pasien mudanya itu atau "keblinger", dokter nakal itu berdalih. Dia hanya menggunakan teknik memeriksa kondisi medis sesuai dengan "praktek kebidanan yang mapan" dalam sebuah janji konsultasi pada 2007 untuk pemeriksaan payudara dengan USG.

    MA menambahkan, hukuman itu diputuskan karena terbukti bahwa itu merupakan tindakan seksual. Dokter kurang ajar itu didenda sekitar 80 hari upah. Dia juga harus memberi ganti rugi 1.200 euro kepada pasien itu, kurang dari separuh yang dituntut sebesar 3.000 euro. Totalnya mencapai puluhan juta rupiah.

    The Straits Times | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.