Banjir Hantam Ekonomi Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga yang terendam banjir di Chinchilla, Queensland, Australia, Rabu (29/12). Hujan deras menjadikan negara bagian Queensland tengah dan selatan kebanjiran, ribuan rumah dan tempat bisnis terendam banjir, seluruh penduduk satu kota mengungsi. AP Photo/Jeff Camden, Pool

    Sejumlah warga yang terendam banjir di Chinchilla, Queensland, Australia, Rabu (29/12). Hujan deras menjadikan negara bagian Queensland tengah dan selatan kebanjiran, ribuan rumah dan tempat bisnis terendam banjir, seluruh penduduk satu kota mengungsi. AP Photo/Jeff Camden, Pool

    TEMPO Interaktif, Brisbane - Banjir di Queensland, Australia, menyisakan sederet kerugian. Tak hanya penduduk lokal yang kehilangan tempat tinggal, banjir terparah yang pernah terjadi dalam beberapa dekade itu juga dilaporkan akan menghantam perekonomian nasional Negeri Kanguru.

    Perdana Menteri Australia Julia Gillard kemarin bahkan memperingatkan kemungkinan bakal melakukan pemotongan agar anggaran kembali surplus. Dalam pernyataannya kepada wartawan di Perth, Gillard menekankan pemerintahannya tengah menghadapi beberapa pilihan sulit. "Saya memastikan anggaran akan kembali surplus pada 2012-2013," kata Gillard.

    Sejumlah ekonom mengatakan, bencana banjir menyebabkan Australia kehilangan hasil ekspor hingga Aus$ 9 miliar. Penyebab utamanya karena 40 tambang batu bara, yang merupakan produk ekspor utama, berhenti beroperasi.

    Salah satu terminal ekspor batu bara terbesar di Gladstone, terminal ekspor terbesar keempat di dunia, telah berhenti melakukan kegiatan ekspor. Sedangkan terminal besar lainnya di Dalrymple Bay, dekat Mackay, hanya memuat 60 persen kebutuhan ekspor. Pada saat bersamaan, hampir 2 juta ton batu bara tak bisa dipenuhi dalam sepekan untuk memenuhi kebutuhan global. Padahal, sebelumnya, terminal normalnya mengekspor 1,3 juta ton batu bara setiap pekannya.

    Produksi batu bara merosot tajam karena sistem rel kereta api yang mengangkut batu bara, Blackwater, terendam banjir, yang menyebabkan jalur suplai utama ke terminal Gladstone di Queensland pusat terputus. "Kami tidak mendapat batu bara dari jalur Blackwater, karena itu kami tidak bisa mengekspor," ujar salah seorang juru bicara.

    SYDNEY MORNING HERALD | HERALDSUN | SUNARIAH

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.