Filipina Tangkap Pemimpin Pemberontak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila -Tentara dan polisi Filipina kemarin berhasil membekuk komandan senior pemberontak komunis negara itu, Tirso Alcantara. Alcantara, yang populer dengan sebutan Ka atau Comrade Bart, ditangkap di sebuah desa di wilayah selatan Manila pada Selasa sore lalu, tepat pada hari ke-19 gencatan senjata, yang berakhir pekan ini.

    Alcantara, yang bertanggung jawab atas Provinsi Luzon dalam struktur pemberontak New People's Army (NPA), dibekuk setelah dilukai pasukan pemerintah saat ia hendak mencabut senjatanya.

    Kepala militer Letnan Jenderal Arturo Ortiz mengatakan Alcantara telah dipindahkan ke sebuah rumah sakit militer kemarin. Disebutkan juga, dia menghadapi 23 tuduhan pembunuhan. "Dia bisa dipertimbangkan sebagai seorang legenda NPA," ujar Jenderal Ortiz kepada televisi setempat.

    Juru bicara militer Kolonel Generoso Bolina mengungkapkan, sebelum penangkapan, tentara telah mendapat petunjuk bahwa Alcantara bersembunyi di sebuah rumah di luar Kota Lucena. Namun, saat tentara tiba di rumah itu, Alcantara melarikan diri dengan sepeda motor. Sayang, pelarian tersebut gagal, tentara berhasil melumpuhkannya.

    Alcantara merupakan salah seorang anggota penting partai bawah tanah, Partai Komunis Filipina. Menurut petugas, dia sebelumnya menjadi juru bicara unit pemberontak yang sangat sukses. Dia juga bertanggung jawab untuk badan partai yang mengontrol politik sebelum memilih kembali ke unit militer. Kepala Polisi Provinsi Quezon, Ericson Velasquez, mengatakan Alcantara ditangkap bersama kaki tangannya.

    Partai Komunis, yang dicap sebagai pemberontak, sebelumnya sepakat dengan pemerintah untuk memulai perundingan damai pada Februari mendatang guna mengakhiri pemberontakan, yang telah berlangsung 42 tahun. Kedua pihak juga telah melakukan gencatan senjata, yang berakhir Selasa lalu, yang merupakan gencatan senjata terpanjang dalam satu dekade ini.

    Bulan lalu presiden terpilih Benigno Aquino III memerintahkan pembebasan 43 pekerja kesehatan yang dituduh sebagai pemberontak komunis. Menurut ketua juru runding Partai Komunis Filipina, Louie Jalandoni, kepada BBC baru-baru ini, pembebasan itu merupakan salah satu dari beberapa langkah membangun kepercayaan untuk perundingan mendatang. 

    AP | BBC | STRAITS TIMES | SUNARIAH

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.