Chavez Meminang Bill Clinton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bill Clinton. REUTERS/Chip East

    Bill Clinton. REUTERS/Chip East

    TEMPO Interaktif, Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez, 56 tahun, kemarin agaknya mulai melunak terhadap negara rivalnya, Amerika Serikat, setelah beredar foto dia sedang bersalaman dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton, 63 tahun, dalam acara pelantikan Presiden Brasil Dilma Rousseff, 62 tahun, di Rio de Janeiro, Brasil, Selasa lalu. 

    Ia malah meminta suami Hillary, bekas Presiden Bill Clinton, 64 tahun, untuk menjadi Duta Besar di Venezuela. Hal itu diungkapkan Chavez dalam pidatonya di televisi. Tidak hanya itu. Chavez juga merujuk sejumlah nama terkenal di Amerika, seperti aktor Sean Penn, sutradara Oliver Stone, dan filsuf Noam Chomsky.

    "Saya berkata kepada Nyonya Clinton, 'Apa kabar suami Anda?'" ujarnya. "Cuma, saya membuat kesalahan karena bahasa Inggris saya buruk dengan berkata, 'Bagaimana kabar istri Anda?' dan ia (Hillary) tertawa, kemudian saya mengatakan 'suami'." Maklum saja, Caracas dan Washington tegang gara-gara Chavez menolak Duta Besar Larry Palmer. 

    Chavez tersinggung oleh pernyataan Palmer yang menyudutkannya. Palmer mengatakan moral di tubuh militer Venezuela sedang rendah dan mengaitkan pemerintah Venezuela dengan kelompok pemberontak sayap kiri di Kolumbia, FARC. Penolakan terhadap Palmer pun dibalas Washington dengan mencabut visa Duta Besar Venezuela di Amerika. 

    Chavez merujuk Penn, Stone, Chomsky, dan Bill Clinton dengan sejumlah alasan. Stone, yang mengunjungi Caracas pada Mei tahun lalu untuk pemutaran film dokumenter perdananya, South of the Border, mengatakan kepada wartawan bahwa ia mengagumi Chavez dan tindakan yang dilakukannya setelah berkuasa pada 1999.
    Adapun Penn terlibat dalam pelbagai kegiatan kemanusiaan.

    Terlepas dari perselisihan diplomatik terbaru, beberapa pihak melihat, baik Venezuela maupun Amerika Serikat berisiko menghancurkan hubungan perdagangan--terutama minyak--yang penting bagi perekonomian kedua negara. 

    GUARDIAN | REUTERS | ANDREE PRIYANTO

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.