Banjir Australia Makin Parah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Daniel Munoz

    REUTERS/Daniel Munoz

    TEMPO Interaktif, Brisbane - Perdana Menteri Negara Bagian Queensland Anna Bligh kemarin menunjuk Mayor Jenderal Mick Slater sebagai pemimpin satuan tugas pemulihan banjir. Sebelumnya, pemerintah Bligh menggelar rapat kabinet mendadak di Brisbane untuk menyetujui bahwa krisis meningkat di sepanjang Queensland.

    Banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya itu telah merusak tiga sistem sungai dan menyebabkan 40 kota terisolasi di Queensland. Bencana ini juga memaksa pemerintah membangun 17 pusat evakuasi di 10 kota. Banjir juga merusak infrastruktur dan memaksa 75 persen tambang batu bara berhenti beroperasi.

    Tak hanya itu, banjir terparah dalam beberapa dekade itu juga menyebabkan gagal panen, merusak sistem transportasi Queensland, yang berdampak pada melorotnya ekspor batu bara, sehingga membuat harga batu bara dunia melonjak tajam.

    Disebutkan, sekitar 1.200 rumah di Queensland terendam banjir dan 10.700 lainnya mengalami kerusakan. Sedangkan jumlah penduduk yang terkena dampak banjir disebutkan sekitar 200 ribu orang. "Yang saya saksikan pada setiap orang yang saya kunjungi sangat menyedihkan," kata Bligh.

    Pemulihan diperkirakan akan berlangsung selama sebulan, dengan anggaran dana lebih dari Aus$ 5 miliar. Menurut Bligh, kota-kota yang rusak akan dibangun kembali. "Queensland merupakan negara bagian yang sangat besar, dan pembangunannya kembali akan bersifat maraton, bukan sprint," ujar Bligh. 

    SYDNEY MORNING HERALD | MSNBC | TELEGRAPH | SUNARIAH

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.