Negara Afrika Ancam Serbu Pantai Gading

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma (kiri) dan pengklaim kursi kepresidenan Pantai Gading Alassane Ouattara. REUTERS/Stringerdjo

    Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma (kiri) dan pengklaim kursi kepresidenan Pantai Gading Alassane Ouattara. REUTERS/Stringerdjo

    TEMPO Interaktif, Abidjan - Perdana Menteri Kenya, Raila Odinga bertolak ke Pantai Gading untuk bertemu presiden berkuasa, Laurent Gbagbo pada hari ini, Senin (3/1). Odinga yang diutus negara-negara Afrika akan mendesak Gbagbo untuk turun dari kursi presiden setelah kalah dalam pemilihan umum oleh Alassane Ouattara. 

    Bila Gbagbo tak mau lengser, Odinga mengatakan para tetangga Pantai Gading mengancam akan melakukan intevensi militer dengan mengerahkan pasukan. "Tapi tentu itu bukan pilihan saat ini, kami ingin penyelesaian damai di Pantai Gading," kata Odinga seperti dikutip dari laman CNN, Senin (3/1). 

    Odinga berangkat ke Pantai Gading pada Minggu (2/1) waktu setempat. Dia berangkat bersama tiga pemimpin negara yang tergabung dalam komunitas ekonomi negara Afrika Barat (ECOWAS). Negara-negara Afrika Barat mengancam akan menggunakan kekuatan militer bila Gbagbo menolak turun hingga 17 Januari mendatang. 

    Pantai Gading di ambang perang saudara. Negara ini kacau sejak pemilihan presiden pada November tahun lalu. Menurut Komisi Pemilihan Independen, kandidat oposisi, Alassane Ouattara memenangkan pemilihan, tapi  Mahkamah Konsitusi Pantai Gading membatalkan kemenangan Ouattara dan mengumumkan kemenangan calon incumbent, Presiden Laurent Gbagbo.  

    Perserikatan Bangsa Bangsa, perkumpulan negara Afrika dan badan internasional lainnya mengakui kemenangan Ouattara, namun Gbagbo menolak untuk mundur dari jabatannya. Gbagbo melawan dengan menyebarkan kabar hitam tentang Outtara lewat siaran televisi dan radio pemerintah, mereka juga menculik dan membunuh para pendukung Outtara. 

    Gbagbo sendiri berulang kali mengatakan dia adalah presiden yang sah dan menolak mundur meski ada tekanan internasional. 

    POERNOMO GR 




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.