Natal, Julian Assange Pakai Baju Sinterklas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Wikileaks, Julian Assange merayakan Natal dengan baju Sinterklas. (dailymail)

    Pendiri Wikileaks, Julian Assange merayakan Natal dengan baju Sinterklas. (dailymail)

    TEMPO Interaktif, Norfolk - Pendiri WikiLeaks, Julian Assange merayakan natal di tempat tinggal sementaranya di Norfolk, Inggris. Meski tengah dituduh melakukan kekerasan seksual dan ancaman ekstradisi ke Swedia, Assange terlihat menikmati perayaan Natal tahun lalu. Bahkan dia tampak mengenakan baju Sinterklas. 

    Dalam laman Daily Mail hari ini, Assange terlihat memakai baju Sinterklas berwarna merah lengkap dengan jenggot putih. Dia juga membawa tas merah dan sebuah lonceng di tangan kanan. Di hari Natal, pria 39 tahun kelahiran Australia ini juga merayakan Natal dengan makan bersama dengan keluarga dan teman-teman dekatnya. 

    Assange kini tengah menghadapi dua ancaman tuntutan dari dua negara berbeda sekaligus. Tuntutan pertama berasal dari Swedia. Assange menjadi buruan kepolisian Swedia setelah dua perempuan menuding Assange melakukan pelecehan seksual kepada mereka. Assange membantah dan menyamakan tudingan tersebut sebagai sebuah parodi.

    “Kasus di Swedia adalah sebuah parodi. Untuk investigasi seperti itu, siapa pun yang terkait tak seharusnya diekspos”, kata Assange. “Saya pernah mendengar pernyataan dari seorang saksi, bahwa dia (pelapor) dihasut. Saya juga mendengar rumor bahwa seorang di antara kedua pelapor itu menarik pernyataanya”, tambahnya. 

    Ancaman tuntutan kedua datang dari negara Amerika Serikat, setelah situs WikiLeaks membocorkan kawat diplomatik milik pemerintah AS. Meski tuntutan ini masih berupa kemungkinan. Pengacara Assange, Jennifer Robinson, menyebut Washington berencana menjerat kliennya dengan Spionase buatan 1917. Assange mengaku cemas akan adanya kemungkinan dirinya diekstradisi ke AS. 

    Assange sempat ditahan seminggu di penjara London atas tuduhan kekerasan seksual yang dia lakukan di Swedia. Dia bebas setelah Vaughan Smith, pendiri klub wartawan Frontline Club memberi jaminan deposit tunai sebesar 200 ribu poundsterling (sekitar Rp 2,8 miliar) dan garansi tambahan 40 ribu poundsterling. Namun, Assange harus melapor di kantor polisi terdekat setiap hari. 

    POERNOMO GR 








     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.