Cina Lansir Pembatasan Mobil di Beijing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrian kendaraan di Cina. www.chinadaily.com.cn

    Antrian kendaraan di Cina. www.chinadaily.com.cn

    TEMPO Interaktif, Beijing - Warga yang ingin menyesuaikan nomor pelat mobil di bawah sistem kuota baru, yang bertujuan mengurangi kelumpuhan lalu lintas, ramai-ramai mengunjungi situs yang meluncurkannya pada momentum pertama di tahun baru.

    Menurut laporan Beijing Daily hari ini, dalam waktu 10 menit saja, 6.000 orang telah mengajukan aplikasi untuk pelat nomor baru. Adapun menurut kantor berita Xinhua, hingga pukul 17.00, lebih dari 53 ribu aplikasi telah didaftarkan di dunia maya.

    Aplikasi akan memperebutkan kelompok pertama sebanyak 20 ribu pelat, yang akan diberikan dengan sistem diundi pada 25 Januari mendatang. Saban bulan sebuah nomor pelat baru bakal tersedia.

    Sistem baru ini bertujuan mengurangi jumlah mobil di ibu kota, yang terkenal dengan macet gila-gilaan. Kota ini hanya akan mengizinkan rekor baru 240 ribu mobil tahun ini--kurang dari dua pertiga jumlah tahun lalu--dan pembagian mereka melalui lotre bulanan secara online. Beijing kini punya 4,76 juta kendaraan, naik drastis dari 2,6 juta pada 2005. 

    Sebuah survei global yang digelar tahun lalu oleh IBM menyebut bahwa Beijing bersaing ketat dengan Mexico City untuk kota terburuk dari segi jumlah warga. Kecemasan muncul bahwa Beijing tersedak akibat pertumbuhannya sendiri, serta lebih sulit menggerakkan orang dan makanan di seluruh kota.

    Hampir 70 persen pengendara di Beijing menyatakan kepada survei IBM bahwa mereka telah mengalami lalu lintas yang begitu buruk ketika berbalik dan pulang ke rumah. Sejumlah warga maya bercanda bahwa sistem baru tak akan banyak membantu dan telah mencemooh lewat alamat web www.bjhjyd.com, kependekan dari Beijing Huanjie Yongdu, atau Beijing Memfasiltiasi Kemacetan. Ada juga yang mengartikan Beijing Haiyao Yangdu atau Beijing Bakal Tetap Terkunci Kemacetan. 

    AP | DWI A

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.