Presiden Pantai Gading Ancam Usir Para Dubes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Luc Gnago

    REUTERS/Luc Gnago

    TEMPO Interaktif, Abidjan -Pemerintahan presiden incumben, Laurent Gbagbo, mengatakan dia akan memutuskan hubungan dengan negara-negara yang mengakui utusan yang ditunjuk oleh penantang presidensial, Alassane Ouattara. Sebuah peryantaan pemerintah, Selasa waktu Abidjan, mengatakan akan mengusir para duta besar dari negara-negara yang memutuskan hubungan dengan orang-orang yang ditunjuk Gbagbo.

    Sebelumnya, kemarin pagi, tiga presiden kawasan Afrika Barat terbang ke Abidjan untuk menuntut Presiden Gbagbo menerima hasil-hasil pemilu bulan lalu dan lengser, atau menghadapi kemungkinan didongkel oleh kekuatan-kekuatan militer Afrika Barat.

    Gbagbo dan Ouattara sama-sama mengklaim mereka memenangi pemilu presiden pada November lalu. Masyarakat internasional, termasuk Uni Afrika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menerima Ouattara sebagai pemenangnya.

    Dalam sebuah ketegangan di negeri itu, suatu kerumunan orang menyerang sebuah konvoi PBB kemarin, melukai salah satu pasukan penjaga perdamaian dengan sebuah senjata dan membakar sebuah kendaraan. Misi PBB di Pantai Gading telah menolak tuntutan dari Gbagbo untuk meninggalkan negeri bergolak itu.

    Sebelumnya PBB menyebutkan lebih dari 170 rakyat Pantai Gading tewas dalam bentrok sejak pemilu presiden lalu, yang sebenarnya bertujuan untuk menstabilkan negeri itu setelah delapan tahun terbelah oleh perang saudara.

    Seorang juru bicara Ouattara kepada VOA, dini hari tadi menyebut, bahwa Gbagbo seharusnya dilengserkan sebagai peringatan penguasa Afrika lainnya yang mungkin ingin melanggengkan kekuasaan secara tidak sah.

    Voice of America | AP | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.