Iran Dikabarkan Menggantung Mata-mata untuk Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Illustrasi gantung diri. REUTERS/Morteza Nikoubazl

    Illustrasi gantung diri. REUTERS/Morteza Nikoubazl

    TEMPO Interaktif, Teheran -Iran mengeksekusi mati seorang pria yang menjadi mata-mata untuk intelijen Israel dengan cara digantung. Hal tersebut diberitakan kantor berita IRNA yang mengutip pernyataan kehakiman setempat, Selasa (28/12).

    "Ali Akbar Siadat, yang menjadi mata-mata untuk Mossad di Israel, digantung di dalam penjara Evin pagi ini," tulis IRNA.

    IRNA mewartakan Siadat yang merupakan warga Iran telah berhubungan dengan Mossad sejak 2004. Siadat ditahan pada 2008 ketika hendak meninggalkan Iran bersama istrinya. 

    "Siadat mengaku telah memberi informasi ke Mossad mengenai aktivitas militer Iran," tulis IRNA.

    Pada Ahad, Jaksa Agung Teheran Jenderal Abbas Jafari Dolatabadi mengatakan orang yang menjadi mata-mata untuk Israel telah divonis hukuman mati oleh Pengadilan Revolusioner.

    Berdasarkan Undang-Undang Syariah Islam Iran, mata-mata bisa dihukum mati.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.