Rudal Amerika Serikat Bombardir Perbatasan Pakistan, 18 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom bunuh diri di Kandahar. AP Photo/Allauddin Khan

    Bom bunuh diri di Kandahar. AP Photo/Allauddin Khan

    TEMPO Interaktif, Dera Ismali Khan - Peluru kendali, diduga milik Amerika Serikat, menghantam dua kendaraan di kawasan yang dikuasai Taliban di sisi perbatasan Pakistan dengan Afganistan, Senin (27/12), menewaskan 18 militan. Demikian keterangan pejabat intelijen Pakistan.

    Serangan di Waziristan utara, menurut saksi mata, dalam beberapa terakhir ini kerap dilakukan oleh pesawat tanpa awak yang terbang di atas langit Pakistan. Ini merupakan bagian dari kampanye Amerika Serikat agar al-Qaidah dan pejuang-pejuang Taliban keluar dari persembunyiannya di Afganistan.

    Tahun ini, sedikitnya sudah 110 peluru kendali diluncurkan, semuanya mendarat di Wazirisgtan utara, kawasan yang menjadi pusat persembunyian kelompok militan yang bertempur melawan Amerika Serikat dan pasukan NATO di Afganistan.

    Senin (27/12), enam misil menghantam kendaraan di Shera Tala, desa di Waziristan utara. Shera Tala tersembunyi di balik distrik Mir Ali, tempat kelompok militan mengonsentrasikan kekuatannya. Akibat serangan itu, 18 orang tewas.

    Menurut petugas intelijen yang tak bersedia disebutkan namanya, serangan diluncurkan saat kendaraan itu keluar dari persembunyian dan membawa amunisi berjumlah besar, di antaranya bahan peledak untuk peluruh kendali.

    Pejabat Pakistan mengajukan protes atas serangan tersebut. Mereka mengatakan, akibat serangan itu kaum tradisional beralih berpihak kepada kelompok ekstrimis.

    Amerika Serikat tak bersedia memberikan keterangan soal serangan yang dilancarkan oleh CIA. Namun, diam-diam, mereka mengakui bahwa serangan itu ditujukan untuk membunuh para pemimpin kelompok militan. Mereka juga mengakui bahwa serangan pesawat tanpa awak tersebut sangat akurat dan biasanya berhasil menewaskan kaum militan.

    AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.