Israel Pesimis Perdamaian di Timur Tengah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan kerusakan akibat serangan udara Israel di kompleks keamanan Ansar di Gaza, Sabtu (31/7). Pesawat tempur Israel menembakkan rudal pada lima sasaran di Gaza dalam semalam, menewaskan seorang komandan senior sayap militer Hamas dan melukai 11 orang. AP/Khalil Hamra

    Warga menyaksikan kerusakan akibat serangan udara Israel di kompleks keamanan Ansar di Gaza, Sabtu (31/7). Pesawat tempur Israel menembakkan rudal pada lima sasaran di Gaza dalam semalam, menewaskan seorang komandan senior sayap militer Hamas dan melukai 11 orang. AP/Khalil Hamra

    TEMPO Interaktif, Yerusalem -Agaknya jalan berliku perdamaian di Timur Tengah kian gelap. Menteri Luar Negeri Israel menyebutkan kesepakatan perdamaian dengan Palestina adalah mustahil di bawah kondisi terkini dan bahwa Israel harus melakukan sejumlah hal kecil di tempat-sebuah konsep dari Palestina yang langsung ditolak.

    Pertikaian diplomatik terakhir antara kedua pihak muncul seiring kekerasan di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Beberapa hari setelah serangan roket Palestina meruyak di selatan Israel dan ditanggapi dengan serangan udara Israel, pasukan Israel membunuh dua warga Palestina di perbatasan pada Ahad pagi.

    Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman, berbicara dalam sebuah konferensi para diplomat Israel di Yerusalem, Minggu (26/12) petang, bahwa kecuali sebuah perdamaian penuh, Israel harus mencari jangka panjang, kesepakatan sementara atas hal-hal keamanan dan ekonomi. Kubu Palestina secara konsisten menolak pendekatan itu.

    “Itu tak hanya mustahil mencapai seluruh kesepakatan,” ujar Lieberman. “Itu jelas-jelas terlarang.” Dia bilang bahwa Otoritas Palestina di Tepi Barat -dengan siapa Israel telah berjanji untuk negoisasi-adalah “tak punya legitimasi” karena telah menunda pemilu. Menurutnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas tetap berkantor meskipun masa jabatannya berakhir hampir setahun lalu, dan tak ada tanggal untuk pemilu baru.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.