Bom Meledak Saat Misa Natal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marinir Filipina mengamankan kamp pemberontak Abu Sayyaf di provinsi pulau Jolo di selatan Filipina, Senin, 21 September 2009.(AP Photo/Nickee Butlangan)

    Marinir Filipina mengamankan kamp pemberontak Abu Sayyaf di provinsi pulau Jolo di selatan Filipina, Senin, 21 September 2009.(AP Photo/Nickee Butlangan)

    TEMPO Interaktif, Manila - Bom meledak pada misa Natal di sebuah gereja di Pulau Jolo, Filipina Selatan. Akibat insiden ini sebanyak enam orang terluka. 

    "Ledakan terjadi pada pukul 07.15 pagi hari ketika sedang berlangsung misa Natal,pendeta yang menyelenggarakan misa termasuk di antara korban" kata juru bicara militer Letnan Randolph Cabangbang seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu (25/12). 

    Pulau Jolo dikenal sebagai kubu kelompok Abu Sayyaf yang memiliki hubungan dengan jaringan Al Qaida. Kelompok Abu Sayyaf yang didirikan pada 1990-an dan mendapatkan dana dari jaringan Osama bin Laden menggunakan Jolo sebagai pusat kegiatan mereka.

    Kelompok ini diyakini telah melakukan beberapa kali serangan teror paling mematikan dalam sejarah Filipina, termasuk pengeboman terhadap kapal penumpang pada 2004 yang menewaskan lebih dari 100 orang. Selain itu mereka menculik orang-orang asing dan menyembunyikan korban di hutan-hutan di Jolo dan pulau-pulau lain di selatan.

    Dalam upaya menumpas kelompok ini, sejak 2002 pemerintah Filipina mendatangkan pasukan Amerika Serikat untuk memberikan pelatihan kepada tentara Filipina.

    PGR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.