India-Amerika Sepakat Abaikan WikiLeaks

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hillary Clinton. REUTERS/Kevin Lamarque

    Hillary Clinton. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO Interaktif, Washington - Hubungan bilateral antara India dengan Amerika Serikat tidak akan terpengaruh dokumen yang dikeluarkan WikiLeaks. Kedua negara sepakat hubungan mereka baik-baik dan terus memperat kerjasama di berbagai bidang.  

    Kesepakatan ini terungkap dalam pembicaraan telepon antara Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dengan Menteri Luar Negeri India S.M. Krishna. "Mereka berbicara selama 15 menit," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, P.J Crowley seperti dikutip dari laman The Hindu, Kamis (23/12). "Mereka sepakat kawat diplomatik yang bocor tidak akan mempengaruhi kerjasama selama ini."  

    Menurut Crowley, mereka juga membicarakan berbagai masalah internasional, termasuk situasi Afghanistan dan suksesnya kunjungan Presiden Barack Obama ke India pada November lalu. "Menteri Krishna juga mengucapkan belasungkawa atas wafatnya diplomat kawakan Richard Holbrooke," kata Crowley.  

    Sejak akhir November lalu, situs pembocor dokumen rahasia WikiLeaks membocorkan kawat diplomatik milik Kedutaan Besar Amerika Serikat di seantero dunia. WikiLeaks mengklaim memiliki 250 ribu kawat diplomatik, dari jumlah tersebut sampai hari ini sudah ada 1862 yang diungkap ke publik. 
     
    WikiLeaks telah membuka laporan diplomat Amerika Serikat di New Delhi, India. Isinya antara lain, soal tidak kompetennya birokrat India, pejabat negara yang masih di bawah bayang-bayang perang dingin juga soal ancaman garis keras Hindu. 
     
    POERNOMO GR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.