Julian Assange: Nyawa Saya Terancam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange. AP/Kirsty Wigglesworth

    Julian Assange. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO Interaktif, Lolos dari ancaman kurungan penjara Inggris, Julian Assange, pendiri situs pembocor Wikileaks, kini menghadapi ancaman baru. Ia mengatakan nyawanya dan rekan-rekannya di Wikileaks terancam. “Nyawa saya terancam. Ada ancaman juga bagi rekan-rekan saya. Kita tengah menghadapi resiko yang signifikan,"  kata Assange kepada wartawan di depan hunian sementaranya, di Norfolk, Inggris. 

    Assange kini tengah menghadapi dua ancaman tuntutan dari dua negara berbeda sekaligus. Tuntutan pertama berasal dari Swedia. Assange menjadi buruan kepolisian Swedia setelah dua perempuan menuding Assange melakukan pelecehan seksual kepada mereka. Assange membantah dan menyamakan tudingan tersebut sebagai sebuah parodi.

    “Kasus di Swedia adalah sebuah parodi. Untuk investigasi seperti itu, siapa pun yang terkait tak seharusnya diekspos”, kata Assange. “Saya pernah mendengar pernyataan dari seorang saksi, bahwa dia (pelapor) dihasut. Saya juga mendengar rumor bahwa seorang di antara kedua pelapor itu menarik pernyataanya”, tambahnya. 

    Ancaman tuntutan kedua datang dari negara Amerika Serikat, meski tuntutan ini masih berupa kemungkinan. Pengacara Assange, Jennifer Robinson, menyebut Washington berencana menjerat kliennya dengan Spionase buatan 1917. Assange mengaku cemas akan adanya kemungkinan dirinya diekstradisi ke AS. 

    Assange kini tinggal menumpang sementara di rumah temannya, kota Norfolk, Inggris. Kepada wartawan, Ia mengaku menikmati masa-masanya di sana. “Menyenangkan berada di antara teman. Bisa menikmati Martini, dan melempar bola salju menjelang natal”, kata Assange 

    BBC | Reuters | ANANDA BADUDU 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.