Allawi Bersedia Gabung Bila Diberi Kekuasaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iyad Allawi. AP Photo/Karim Kadim

    Iyad Allawi. AP Photo/Karim Kadim

    TEMPO Interaktif, Baghdad -Mantan Perdana Menteri Iyad Allawi bersedia bergabung dengan sebuah pemerintahan Irak yang baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Nuri al-Maliki jika sang perdana menteri menjanjikan dan memberinya suatu peran partner yang nyata.

    Blok Iraqiya yang disokong kubu Sunni Allawi menangguk kursi terbesar dalam pemilu perlementer pada Maret lalu tapi partisipasinya dalam pemerintahan baru Irak, yang mungkin terbentuk pekan depan, dipertanyakan.

    “Kekuatan politik Irak harus dibagi sebuah peran yang setara dalam pembuatan keputusan-keputusan politik yang fundamental,” katanya Jum'at (17/12) waktu Bagdad, Irak. “Otoritas harus setara, dan didistribusikan secara adil.”

    Tapi Allawi juga menegaskan partisipasi dalam suatu pemeirntahan baru adalah terkait blok Iraqiya yang lintas sektarian, yang memenangi 91 kursi dengan dukungan penuh dari minoritas Sunni, adalah tak terbantahkan. “Kami berhasrat masuk dalam pemerintahan mendatang. Kami ingin menjadi partner dan bukan (sekadar) kontributor.”

    Irak tanpa pemerintahan baru lebih dari sembulan bulan setelah sebuah pemilihan umum yang diharapkan rakyat Irak bakal membawa ke pemerintahan yang stabil setelah bertahun-tahun perang dan ekonomi yang morat-marit. Maliki telah ditunjuk pada 25 November lalu untuk membentuk pemerintahan dan diberi waktu 30 hari untuk menentkan para menterinya.

    Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.