Banjir di Panama, 2500 Rumah Hancur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir di El Llano, Panama. AP/Arnulfo Franco

    Banjir di El Llano, Panama. AP/Arnulfo Franco

    TEMPO Interaktif, Panama City - Hujan deras di Panama selama sepekan menghancurkan ribuan rumah dan menelan jiwa. Sebelumnya, Terusan Panama ditutup karena luapan air.

    Otoritas pertahanan sipil setempat mengatakan di Panama, akibat guyuran air langit tersebut lebih dari 2500 rumah rusak dan menewaskan 10 orang.

    Selain itu, hujan deras juga membuat akses jalan dan jembatan menuju Terusan Panama tersapu air bah. Sistem Pertahanan Sipil Nasional menyebutkan, delapan orang tewas akibat tertimpa tanah longsor sedangkan dua lainnya hilang.

    Saat ini, kata petugas Senin (13/12), sebanyak 2.720 orang berada di tempat pengungsian. Kini, pemerintah menyatakan negara dalam kondisi darurat setelah sedikitinya enam jalan bebas hambatan rusak dan banjir meluap di mana-mana.

    Penutupan Terusan Panama, pekan lalu, merupakan kebijaksanaan pertama kali diambil oleh pemerintah sejak invasi Amerika Serikat ke negeri itu pada 1989. Alasan penutupan adalah untuk mengurangi debit air di salah satu danau yang mengelilingi Terusan.


    AP | BBC | CHOIRUL

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.