Polling: Julian Assange Tidak Bersalah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung WikiLeaks. AP

    Pendukung WikiLeaks. AP

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Hampir separuh orang Inggris tak percaya pendiri Wikileaks Julian Assange melakukan kejahatan seksual. Menurut mereka, tuduhan kejahatan seksual itu hanyalah akal-akalan agar bisa menahan Julian Assange. Sehingga dia bisa dituntut pemerintah Amerika Serikat soal bocornya kawat diplomatik. 

    Hal tersebut terungkap dalam polling atau jajak pendapat yang dilakukan CNN bagi warga Inggris. Dalam polling yang diumumkan kemarin, sebanyak 44 persen responden di Inggris yakin tuduhan kejahatan seksual hanyalah dalih, sedangkan 13 persen tidak setuju. Sedangkan sisanya, sebanyak 43 persen menjawab tidak tahu. 

    Assange, 39, jurnalis Australia yang mendirikan situs pembocor Wikileaks ditahan di London, Inggris, rencananya dia akan segera diekstradisi ke Swedia atas tuduhan kejahatan seksual. Assange mencoba melawan ekstradisi ini di pengadilan Inggris.  

    Sedangkan soal kawat diplomatik pemerintah Amerika Serikat sebanyak 30 sampe 41 persen responden menyatakan Assange tidak boleh dihukum, adapun 42 persen responden menyatakan Wikileaks berhak membocorkan kawat diplomatik tersebut. 

    Polling ini dilakukan oleh ComRes untuk CNN. ComRes melakukan wawancara 2.010 responden secara online pada 10 Desember dan 13 Desember. 

    CNN | PGR  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.