Undang Pengungsi Tinggal di Istana, Chavez Berkemah di Tenda Gaddafi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hugo Chavezt. REUTERS/Miraflores Palace

    Hugo Chavezt. REUTERS/Miraflores Palace

    TEMPO Interaktif, Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez berencana untuk memerintah sementara dari sebuah tenda pemberian pemimpin Libya Muammar Gaddafi setelah mengundang para keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat hujan deras untuk tinggal di istananya.

    Hujan terburuk dalam satu dekade ini telah menimbulkan malapetaka di negara eksportir minyak utama Amerika Selatan itu dengan menewaskan lebih dari 30 orang dan menyebabkan kehilangan tempat tinggal lebih dari 100 ribu orang di desa-desa pesisir dan daerah kumuh kota.

    "Siapkan hadiah Gaddafi. Anda dapat memasangnya di taman Miraflores, menaruhnya di sana karena aku akan pindah ke tenda," kata Chavez saat mengunjungi pengungsian di lingkungan miskin di belakang istana presiden Miraflores.

    Gaddafi dikenal karena memimpin sidang di sebuah tenda Badui besar ketika melakukan kunjungan luar negeri dan menggunakan salah satunya saat dalam perjalanan ke Pulau Margarita, Venezuela, tahun lalu.

    Sosialis Chavez, pengagum pemimpin Afrika yang telah memerintah selama lebih dari 40 tahun itu, memindahkan 25 keluarga ke istana pada bulan November dan pada hari Jumat mengatakan kepada pembantunya untuk mempercepat persiapan untuk menerima lagi 80 keluarga.

    "Kita bisa menaruh beberapa tempat tidur di kantor utama saya," katanya.

    Chavez telah turun langsung ke seluruh negeri untuk mengawasi bantuan kemanusiaan. Dia dikritik karena tidak cukup membangun perumahan baru selama 12 tahun menjabat, namun menyalahkan kemiskinan itu pada pendahulunya.


    REUTERS | ERWIN Z


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.