Julian Assange Ditangkap, Wikileaks Tak Gentar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange.  REUTERS/Luke MacGregor

    Julian Assange. REUTERS/Luke MacGregor

    TEMPO Interaktif, Pendiri situs pembocor dokumen rahasia, Wikileaks Julian Assange telah ditahan. Namun Wikileaks tak gentar dan akan terus terus mengeluarkan dokumen rahasia yang dimiliki. 

    Lewat akun jejaring sosial Twitter, Wikileaks menulis: "Penahanan bagi pemimpin redaksi kami Julian Assange tidak akan menghentikan kami beroperasi. Kami akan terus mengeluarkan dokumen seperti biasa." 

    Sejak Senin pekan lalu, Wikileaks membocorkan sebanyak 251.187 dokumen yang berasal dari kawat diplomatik Kedutaan Amerika Serikat di hampir seluruh negara. Julian Assange kemarin ditangkap oleh polisi Inggris atas sebuah perintah penangkapan Eropa yang dikeluarkan oleh Swedia karena dugaan kejahatan seksual termasuk pemerkosaan. Swedia meminta Assange segera di-ekstradisi. 

    Assange, 39 tahun, melawan proses ekstradisi. Dia akan disidang di pengadilan Wesminster untuk proses perlawanan ekstradisi. "Dia akan muncul di pengadilan Westminster pada hari ini," kata juru bicara kepolisian Inggris. 

    Sebelum ditahan, harian Australia,  menurunkan tulisan Assange. Dia meminta pemerintah di seluruh dunia tidak membunuh "sang pembawa pesan". Menurut Assange sebuah masyarakat demokratis membutuhkan media yang kuat dan Wikileaks bagian dari media tersebut. Media ini, kata Assange, terus membantu pemerintah untuk jujur. 

    Assange bersembunyi di bagian tenggara Inggris. Polisi setempat sudah mengetahui posisinya, hanya mereka menunggu surat resmi permohonan penangkapan dari Swedia.

    Assange yang dituduh melakukan perkosaan semakin diburu setelah Wikileaks membocorkan dokumen pembicaraan diplomatik dari 274 kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Washington. Wikileaks telah mengeluarkan 842 dari 251.287 dokumen kawat diplomatik Kedutaan 

    Besar Amerika Serikat di dunia. Dalam situs Wikileaks yang beralamat di Wikileaks.de, kawat diplomatik yang berisi memo laporan rahasia ini  bertanggal sejak 28 Desember 1966 hingga 28 Februari 2010. 
     
    TELEGRAPH | PGR  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.