Argentina Akui Palestina Dengan Perbatasan Sebelum 1967  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Argentina Cristina Fernandez. AP Photo/Ariana Cubillos

    Presiden Argentina Cristina Fernandez. AP Photo/Ariana Cubillos

    TEMPO Interaktif, Buenos Aires -Pemerintah Argentina mengatakan pihaknya telah memutuskan mengakui negara Palestina dalam batas-batas sebelum 1967, mengikuti gerakan serupa beberapa hari sebelumnya oleh tetangganya, Brasil.

    Kementrian Luar Negeri Argentina mengatakan, Senin waktu Buenos Aires (pagi tadi WIB), Presiden Cristina Fernandez, yang berhaluan kiri tengah, telah menginformasikan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas soal keputusan itu dalam sebuah surat.

    “Pemerintah Argentina berbagi keyakinan dengan partner-partner Mercosur Brasil dan Uruguay bahwa sudah waktunya mengakui Palestina sebagai sebuah negara merdeka dan bebas,” kata Menteri Luar Negeri Hector Timerman kepada wartawan di Buenos Aires.

    Penerimaan itu konsisten dengan upaya-upaya Argentina membela “hak rakyat Palestina membangun dan negara merdeka, seperti halnya hak bahwa Israel hidup dalam damai dengan para tetangganya dalam perbatasan yang diakui secara internasional”.

    Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengirim sepucuk surat pada akhir November kepada pemerintah Palestina. Menurut Kementrian Luar Negeri Brasil akhir pekan lalu, isinya mengakui negara Palestina berdasarkan batas-batas sebelum 1967 -atau sebelum Perang Enam Hari.

    Reuters | CNN | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.