Malaysia Tahan Tersangka Teroris Asal Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi pers pengungkapan isi laptop milik Noordin yang berhasil disita pihak Polisi di Jakarta, Selasa (29/9). Dalam isi laptop tersebut terdapat struktur organisasi, cara perekrutan serta tayangan video pelaku bom bunuh diri. Tempo/Dinul Mubarok

    Konferensi pers pengungkapan isi laptop milik Noordin yang berhasil disita pihak Polisi di Jakarta, Selasa (29/9). Dalam isi laptop tersebut terdapat struktur organisasi, cara perekrutan serta tayangan video pelaku bom bunuh diri. Tempo/Dinul Mubarok

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur -Kepolisian Malaysia telah menahan seorang tersangka militan asal Indonesia yang diduga menjadi kurir Noordin Mohammad Top, gembong pembuat bom dari kelompok teroris Jamaah Islamiyah.

    Harian The Star edisi hari ini melaporkan bahwa Fadli Sadama, 27 tahun, ditangkap pada 13 Oktober lalu, mengutip seorang sumber pejabat kontra terorisme regional. Dia dituding terlibat dalam sebuah perampokan bank dan melakukan penyelundupan senjata.

    Fadli dilaporkan terlibat dalam sebuah perampokan berdarah pada Agustus lalu senilai US $ 40 ribu dari sebuah bank di Medan. Disebutkan Fadli diciduk saat melakukan perjalanan masuk ke negara bagian di Malaysia selatan, Johor, dalam sebuah bis karena kepemilikan dua revolver.

    Menurut The Star, Fadli berencana menggunakan senjata-senjata itu untuk menyerang seoran warga Indonesia yan ditahan di penajra, Toni Togar, yang diyakini adalah otak di belakang perampokan bank di Medan.

    The Star | The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.