Najib Bela Proyek Menara 100 Lantai di Kuala Lumpur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Najib Razak. ANTARA/REUTERS/Bazuki Muhammad

    Najib Razak. ANTARA/REUTERS/Bazuki Muhammad

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur -Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak membela satu rencana untuk membangun menara 100 lantai di Kuala Lumpur senilai US $ 1,6 miliar (sekitar Rp. 13 triliun) dengan mengatakan itu akan membantu pembangunan jangka panjang kota.

    Namun, PM Najib bilang bahwa para pemilik proyek pertama-tama harus memastikan bangunan tersebut adalah "layak secara finansial" dan memberikan kesempatan ekonomi. Kepada wartawan hari ini di Kuala Lumpur, Najib menyatakan, “Ini adalah proyek jangka panjang selama 10 tahun dan seterusnya. Tidak satu atau dua tahun."

    Para pengkritik menuding proyek yang dibiayai swasta di pusat kota Kuala Lumpur sebagai sebuah kemewahan yang tidak perlu pada saat ekonomi ketat dan terjadinya kenaikan harga-harga.

    Bahkan, mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, yang telah memimpin sejumlah proyek infrastruktur besar selama berkusaa, juga melancarkan kritik atas rencana pemerintah tersebut.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.