Polisi Australia Selidiki Pendiri WikiLeaks

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wikileaks. Foto: nydailynews.com

    Wikileaks. Foto: nydailynews.com

    TEMPO Interaktif, Canberra -Polisi Australia tengah menginvestigasi adakah hukum Australia yang dilanggar oleh pembocoran teranyar dokumen-dokumen rahasia oleh peniup peluit dunia maya, WikiLeaks. Demikian siang tadi dikatakan Jaksa Agung Australia, Robert McClelland di Canberra.

    McClelland bilang dia tidak menyadari sebuah permintaan dari Amerika Serikat untuk membatalkan paspor Australia pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Dia juga menambahkan berbagai pilihan di bawah konsiderasi oleh instansi pemerintah Australia dalam menanggapi pengungkapan masif terbaru dokumen rahasia Amerika. Kepada wartawan dia bilang “secara potensial sejumlah hukum pidana” yang mungkin telah dilanggar.

    Menteri Pertahanan Stephen Smith kemudian menyebut bahwa komite lintas pemerintah tengah mempelajari dokumen-dokumen untuk menentukan apa saja kerusakan yang terjadi oleh pembocoran tersebut.

    “Kami harus melakukannya...setahap demi setahap, tapi awal dan akhir kami adalah secara mendasar melindungi kepentingan-kepentingan nasional Australia,” ujar Smith dalam wawancara di televisi Sky News hari ini. “Ini adalah suatu tindakan yang sekali lagi bukan saja tak ada pilihan tapi mutlak dikecam. (Pembocoran) itu potensial mengancam kepentingan keamanan nasional dan menempatkan keselamatan dan kesejahteraan individu-individu yang terlibat.”

    Perdana Menteri Australia, Julia Gillard pekan lalu mengutuk rencana pembocoran sebagai tak menyenangkan dan berpotensi merusak kepentingan keamanan nasional.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.