Mesir Bantah Tudingan Bantu Pembrontak Ethiopia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hosni Mubarak. REUTERS/Jason Reed

    Hosni Mubarak. REUTERS/Jason Reed

    TEMPO Interaktif, Kairo -Presiden Mesir Hosni Mubarak mengatakan dalam sambutannya yang dipublikasikan pada Kamis (25/11) bahwa Mesir berhubungan erat dengan Ethiopia dan membantah pernyataan orang-orang Ethiopia bahwa Kairo mendukung kelompok pemberontak Ethiopia di negara Tanduk Afrika tersebut.

    Mesir, Ethiopia dan tujuh negara-negara lain di mana dilalui Sungai Nil di masa lalu telah terkunci selama lebih dari satu dekade perdebatan yang didorong oleh kemarahan atas pembicaraan bahwa ketidakadilan yang dirasakan dari perjanjian air Nil yang ditandatangani pada tahun 1929.

    Perdana Menteri Ethiiopia Meles Zenawi kepada Reuters pada Selasa lalu bilang bahwa Mesir tak bisa memenangkan sebuah perang terhadap Ethiopia atas sungai Nil dan bahwa Kairo mendukung gerilyawan dengan tujuan mengguncang negerinya.

    “Ini adalah pertamakalinya kami mendengar bahwa kami mendukung suatu kelompok di suatu negara. Ini bukan sesuatu yang kita lakukan dengan bangsa apapun dan ini bukanlah perilaku kita,” ujar Mubarak kepada harian yang diterbitkan pemerintah al-Ahram hari ini sebagai pernyataan pertamanya soal isu tersebut.

    Setelah pernyataan Meles, Menteri Luar Negeri Mesir bilang “terheran-heran” atas tudingan Ethiopia bahwa Kairo mungkin melakukan aksi militer soal penguasaan atas air sungai Nil, dengan mengatakan mereka tak mau melakukan konfrotntasi. “Kami punya hubungan yang baik dengan Ethiopia,” tegas Mubarak lagi.

    Reuters | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.