Meksiko Tambah Pasukan Atasi Kekerasan di Perbatasan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Meksiko  mengawal anggota mafia  kakoian Roberto Beltran, saat jumpa pers di Mexixo City  (30/5). Beltran ditangkap saat penyerbuan terhadap kartel Guzman Loera. Foto: AP/Eduardo Verdugo

    Tentara Meksiko mengawal anggota mafia kakoian Roberto Beltran, saat jumpa pers di Mexixo City (30/5). Beltran ditangkap saat penyerbuan terhadap kartel Guzman Loera. Foto: AP/Eduardo Verdugo

    TEMPO Interaktif, Mexico City -Kekerasan di bagian utara dekat dengan perbatasan Amerika Serikat membuat pemerintah mengirimkan tambahan tentara dan polisi federal. Hal itu upaya pemerintah merebut kembali kendali di area yang menjadi lahan baku tembak antara dua kartel obat-obat terlarang yang bermusuhan.

    Di bawah misi baru bertajuk "Operasi Timur Laut Terkoordinasi”, bertujuan untuk memperkuat kekuasaan pemerintah di Tamaulipas dan Nuevo Leon - dua negara bagian yang paling parah diserang sejak geng aliansi Teluk dan Zetas berpisah.

    Menurut juru bicara Polisi Federal Meksiko, Alejandro Poire, pagi tadi di Ibukota, pemerintah juga ingin mencegah kartel-kartel dari pembentukan kembali setelah mereka kehilangan para pemimpin kuncinya. Tapi Poire tak memberi detil atas operasi itu, hanya mengatakan bahwa bakal ada peningkatan “signifikan” dari pasukan keamanan. Dia mengatakan pihaknya menolak menyebut jumlah pasukan keamanan saat ini di area itu atau levelnya setelah penempatan karena alasan-alasan keamanan.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.