Kim Jong-il dan Putranya Inspeksi Pangkalan Artileri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Il (kiri) dan putranya Kim Jong Un, saat menghadiri acara peringatan 65 tahun Partai Buruh di Pyongyang, Korea Utara (10/10). AP/Kyodo News

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Il (kiri) dan putranya Kim Jong Un, saat menghadiri acara peringatan 65 tahun Partai Buruh di Pyongyang, Korea Utara (10/10). AP/Kyodo News

    TEMPO Interaktif, Seoul - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il dan putra sekaligus calon penggantinya, Jong-un mengunjungi basis artileri dimana asal peluru-pelurunya ditembakkan ke sebuah pulau Korea Selatan, beberapa jam sebelum serangan pada Selasa itu. Demikian media-media Korea Selatan melaporkannya hari ini.

    Menurut Joongang Daily edisi Kamis (25/11) yang mengutip sumber terpercaya pemerintah, serangan atas pulau Yeonpyeong yang membunuh sedikitnya 2 marinir Korea Sleatan dan dua warga sipil itu kemungkinan diperintahkan oleh Kim Jong-il langsung.

    Hingga berita diturunkan, para pejabat Seoul yang dikontak Reuters belum dapat memberikan pernyataan atas laporan-laporan tersebut.

    Amerika Serikat menyatakan yakin bahwa aksi-aksi Korea Utara yang terisolasi adalah terkait perubahan kepemimpinan di Pyongyang, dan banyak pakar bilang serangan artileri itu untuk melenyapkan suara-suara miring atas Kim muda.

    Media Korea Selatan juga menulis ayah dan anak itu telah bertemu Jendral Kim Kyok-sik, komandan korps garis depan keempat dari basis Angkatan Laut di provinsi Hwanghae Selatan, tak jauh dari pulau yang menjadi sasarannya.

    Menurut harian Chosun Ilbo, seorang anggota Komite Dewan Pertahanan Nasional bilang intelijen militer Korea Selatan mengecek informasi dan mencoba memastikan apakah kunjungan inspeksi itu terkait langsung atas serangan.

    Reuters | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.