Suu Kyi-Kim Saling Dukung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aung San Suu Kyi dan anaknya Kim Aris. (Guardian)

    Aung San Suu Kyi dan anaknya Kim Aris. (Guardian)

    TEMPO Interaktif, Rangoon -Bersatunya kembali Aung San Suu Kyi, 65 tahun, dengan anak bungsunya, Kim Aris, 33 tahun, telah mengubah wajah politik Burma. Meski tidak ada pernyataan politik dari keduanya, mereka telah menjadi simbol perlawanan secara damai terhadap rezim junta militer. 

    Setelah pertemuan yang mengharukan di bandar udara dua hari yang lalu, ibu dan anak ini tidak larut dalam pahitnya masa lalu. Kemarin, sekitar pukul 7 pagi waktu Rangoon, keduanya mengunjungi Pagoda Shwedagon di Rangoon untuk memanjatkan doa. Kemudian mereka menemui paman Suu Kyi dan seorang perempuan muda anggota partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), partai yang didirikan Suu Kyi. 

    Ke mana pun ibu-anak ini melangkah, para pendukungnya menyambut mereka. Segala gerak laku mereka berdua juga tak pernah luput dari perhatian sembunyi-sembunyi maupun terbuka aparat keamanan, berseragam maupun mengenakan pakaian sipil. 

    Kim Aris sudah satu dekade tak bertemu dengan ibunya. Permohonan visanya untuk bertemu dengan sang ibu selalu ditolak oleh junta militer. Dia harus menunggu sekitar tiga minggu di Bangkok untuk memastikan visa bisa diterima. 

    Ia dijadwalkan bertemu selama dua minggu dengan ibunya. Selama pertemuan itu, kata Kim, ia hanya akan berbicara soal masalah keluarga. "Tidak soal politik."

    Suu Kyi memuji putranya itu sebagai anak yang sangat baik dan mendukung perjuangan ibunya. Namun tidak ada penjelasan kenapa putra sulungnya, Alexander, tak menemuinya setelah dibebaskan dari status tahanan rumah pada 13 November lalu. Alexander dikabarkan kini berada di Amerika Serikat. Suu Kyi juga rindu bertemu dengan cucu-cucunya yang belum pernah dilihatnya. "Mereka anak-anak saya yang sangat baik dan memahami saya." 

     CNN | AP | THE INDEPENDENT.COM | BANGKOK POST | GUARDIAN | MARIA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.