Indonesia Prihatin Atas Kondisi di Korea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepulan asap dari pulau Yeonpyeong dekat perbatasan dengan Korea Utara. AP/Yonhap

    Kepulan asap dari pulau Yeonpyeong dekat perbatasan dengan Korea Utara. AP/Yonhap

    TEMPO Interaktif, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty M. Natalegawa, hari ini, Selasa (23/11) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang terjadi di semenanjung Korea.

    Mewakili pemerintah Indonesia, Marty mendesak Korea Utara dan Korea Selatan segera menghentikan permusuhan dan melakukan upaya maksimal untuk menahan diri dan menghindari terjadinya peningkatan ketegangan.

    Pemerintah Indonesia, lanjut Marty, juga menggarisbawahi pentingnya dimulai kembali pembicaraan enam pihak (six party talk) untuk membahas asfek yang terkait dengan perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea.

    Pernyataan ini disampaikan setelah Korea Utara dan Korea Selatan hari ini saling melancarkan serangan bom artileri di pulau Yeonpyeong, pulau milik Selatan yang terletak dekat perbatasan Laut Kuning. Tembakan dimulai oleh tentara Pyongyang yang disambut langsung oleh tembakan balasan oleg prajurit Seoul. Akibat peristiwa itu dua marinir Korea Selatan tewas dan puluhan lainnya luka-luka, termasuk penduduk sipil. Penduduk pulau juga langsung dievakuasi. Atas peristiwa ini, Seoul meningkatkan status siaga di kawasan itu.

    SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.